53.996 Anak di Bone Putus Sekolah, Ini Alasannya

BONEPOS.COM, BONE - Sebanyak 53.996 anak di Kabupaten Bone putus sekolah lantaran memilih bekerja.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pemsosbud Bappeda Mursakin saat dihubungi Bonepos.com, Rabu (8/4/2020).

"2019, ada 53.996 anak tidak sekolah dan kita berusaha mengembalikan mereka ke sekolah atau PKBM di desa, sebelum Bone diusulkan untuk mendapatkan Adipura 2020/2021," kata Mursakin.

Menurut Mursakin, Kabupaten Bone selama ini tidak bisa memperoleh Adipura karena tidak termasuk Kabupaten Layak Anak (KLA), Perkawinan anak tertinggi di Sulsel, Stunting tertinggi di Sulsel, sekolah-sekolah masih banyak yang tidak ramah anak, di desa-desa juga masih banyak yang tidak ramah anak.

"Jadi isu-isu ini harus dicapai secepatnya, tapi sayang terhambat wabah Covid-19," tuturnya.

Selain itu Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bone kembali persiapkan rencana Launching program Gemar Limas atau Gerakan Lisu Massikola.

Adapun OPD yang berperan dalam menuntaskan program tersebut antaralain Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Dandim Bone, Polres Bone, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Capil, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Forum Bone Sehat dan Kementerian Agama Kabupaten Bone. (sug/ril)