Baznas “Suntik” Nenek Nyaris Tewas di Bone 

BONEPOS.COM, BONE - Nenek Bahe, boleh bernapas lega. Setelah Baznas Kabupaten Bone menyalurkan bantuan, Kamis (9/4/2020).

Nenek berusia 57 tahun ini, nyaris tewas usai rumahnya tertimpa pohon tumbang.S uami nenek Bahe telah lama meninggal. Bahe tinggal bersama anak, menantu, dan dua orang cucunya.M enantunyalah yang menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai kuli bangunan.

Melalui program Baznas Bone Peduli, Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Kabupaten Bone Maharajuddin bersama Camat Tanete Riattang Barat Hasnawati Ramli, Kapolsek Tanete Riattang Kompol Andi Bahsar, mewakili Danramil Tanete Riattang Barat Timur Babinsa Tanete Riattang Barat Pelda Syamsuddin dan PLT Kelurahan MattirowaliE, Syamsul Bahri.

Rombongan tersebut kemudian bersama-sama melakukan pemberian bantuan sembako dan beras dan langsung menghitung bahan kebutuhan bedah rumah nenek Bahe yang rumahnya tertimpa pohon tumbang akibat bencana alam, angin kencang.

Ketika dilakukan peninjauan, kondisi rumah nenek Bahe, memprihatinkan. Bukan hanya bagian tertimpa saja yang mengalami kerusakan. Bagian lain pun cukup menyayat hati. Kondisi atap rumah sudah banyak yang bocor, dinding rumah sudah lapuk.

"Insya Allah seluruh bahan perbaikan rumah akan disiapkan oleh Baznas. Semoga berkah buat kita semua," jelas Pimpinan Baznas Bone, Farida Hanafing, kepada Bonepos.com, Kamis (9/4/2020). (ril)