Darurat Corona, Akses Penyeberangan Bajoe Bone Dibuka Lagi 

BONEPOS.COM, BONE - Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi pada pekan lalu, sempat meminta pelabuhan Bajoe, ditutup sementara waktu.

Alhasil, tidak ada aktivitas penyeberangan dari wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara.

Namun beberapa hari, kebijakan tersebut diberlakukan, akses penyeberangan dari Kolaka dan sekitarnya ke Kabupaten Bone kembali dibuka, Kamis (9/4/2020).

Hanya saja akses penyeberangan tersebut dibuka untuk penumpang namun dengan pembatasan dan pemeriksaan ketat.

"Iya, sudah mulai kita buka dengan pembatasan, bukan dibuka total. Jadi penumpang bisa kembali menyeberang tapi dengan pemeriksaan ketat, dan penumpang dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas kapal," ungkap General Manager PT. ASDP, Jamaluddin saat dihubungi Bonepos.com.

Selain itu, Satgas tim gabungan juga melakukan pemeriksaan pada penumpang yang turun ke Pelabuhan.

Kata Jamal, pembatasan akses itu karena yang didasari, pertama adanya Surat Edaran Menteri Perhubungan ke Menteri Dalam Negeri.

"Jadi mungkin dasar itu kami dengan stek holder di sini diundang oleh Pemda dalam hal ini Kepala Dinas untuk membicarakan masalah tersebut, sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari Bupati maka dilakukanlah hal ini," tuturnya.

Kendati akses di Pelabuhan Bajoe dan Kolaka dibuka, namun tetap sesuai prosedur yang diberlakukan ke sopir-sopir angkot sebelumnya yang bisa menyeberang dengan pemeriksaan ketat begitupun diberlakukan pula pada penumpang oleh tim Satgas gabungan. (sug/ril)