Tiga Target Perubahan Alokasi Anggaran Pemda Hadapi Covid-19, Apa Saja?  – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Tiga Target Perubahan Alokasi Anggaran Pemda Hadapi Covid-19, Apa Saja? 

  • Bagikan

BONEPOS.COM, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memantau Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penanganan Covid-19.

Hal itu dilakukan untuk melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh pemerintah daerah agar melakukan refocusing, realokasi anggaran untuk mendukung seluruh program-program kegiatan dalam penanganan Covid-19.

“Sejak dterbitkan dan ditandatangani Mendagri pada tanggal 2 April 2020, kami selalu pantau agar seluruh Pemda menjalankan Instruksi tersebut, karena Pemda juga diberikan waktu selama 7 hari untuk melaksanakan, terutama yang berkaitan dengan alokasi anggaran tertentu/refocusing dan atau perubahan alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19,” jelas Plt. Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian Noervianto, di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Baca Juga  Bupati Ingin "Sejuk", Pemda Bone Gelontorkan Rp42 Miliar Hadapi Covid-19 

Adapun refocusing dan atau perubahan alokasi anggaran yang dimaksud diarahkan pada 3 hal, yakni; Pertama, penanganan kesehatan dan hal-hal lain terkait kesehatan; Kedua, penanganan dampak ekonomi terutama menjaga agar dunia usaha di daerah masing-masing tetap hidup; dan Ketiga, penyediaan jaring pengaman sosial/social safety net.

“Berdasarkan data yang dihimpun per tanggal 12 April 2020 pukul 21.43 WIB, dari 34 Provinsi, 416 Kabupaten, dan 98 Kota di Indonesia, sebanyak 508 daerah telah mengalokasikan refocusing untuk penanganan kesehatan yang diambil dari kegiatan, Hibah/Bansos, dan Belanja Tidak Terduga (BTT), ada yang hanya lewat kegiatan atau Bansos saja, atau BTT saja, ada juga yang lewat ketiganya, 34 daerah lainnya belum melaporkan. Tapi prinsipnya, semua provinsi sudah menganggarkan untuk penanganan kesehatan,” papar Ardian.

Baca Juga  Berikut Deretan 9 Negara Bantu Indonesia Hadapi Covid-19, Apa Saja Ya?

Alokasi Anggaran Penanganan Kesehatan seluruh Indonesia, berjumlah Rp23,35 Trilyun.

Alokasi tersebut terdiri atas alokasi dari belanja dalam bentuk kegiatan sebesar Rp9,25 Trilyun, dalam bentuk Hibah/Bansos sebesar Rp3,40 Trilyun dan Alokasi pada Belanja Tidak Terduga sebesar Rp10,70 Trilyun. (ril)

Temukan Kami:
  • Bagikan