Perjuangan PLN Alirkan Listrik di Soppeng, Angkut Tiang 1,3 Ton Selama 1,5 Jam

BONEPOS.COM, SOPPENG - Di tengah pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat petugas PLN untuk mengalirkan listrik hingga ke pelosok.

Salah satunya di Dusun Tampaning, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, telah berhasil dilistriki PLN.

Tugas mulia yang diemban petugas PLN tidaklah mudah. Untuk menjangkau lokasi yang terpencil tersebut, petugas PLN, berjuang keras. Harus melewati jalanan terjal dan berbatu.

Tidak jarang, mobil yang dikendarai untuk mengangkut tiang seberat 1,3 ton tersebut kandas di tengah perjalanan.

Untuk mencapai dusun tersebut, membutuhkan waktu tempuh 1,5 jam dari Kabupaten Soppeng.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Soppeng (ULP), Sul Sandy berharap, dengan teralirinya listrik di dusun tersebut, diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi dan pendidikan masyarakat.

"Menjelang bulan Suci Ramadan, inilah yang bisa PLN berikan agar masyarakat bisa menikmati listrik di saat pandemi ini. Semoga listrik ini dapat bermanfaat dan di dusun ini melahirkan pemimpin masa depan bangsa," jelas Sandy, Sabtu (18/4/2020).

Dengan jumlah 45 pelanggan, PLN memasang 1 Gardu Distribusi dengan daya 50 kVA. Tidak hanya itu, PLN juga menarik Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 8,7 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,6 kms.

Badri salah satu warga Dusun Tampaning bersyukur, listrik telah masuk ke dusun tersebut.

"Kami berbahagia karena di tengah keadaan seperti ini, listrik telah masuk ke dusun kami. Dengan adanya listrik, tentu akan sangat bermanfaat bagi kami saat Ramadan," tutur Basri.

Basri berdoa agar petugas PLN diberikan perlindungan di saat pandemi seperti ini.

"Semoga petugas PLN selalu diberikan kesehatan agar dapat melistriki hingga ke pelosok negeri," kuncinya. (ril)