Tahanan Korupsi Positif Corona di Kejari Jakarta Selatan

BONEPOS.COM - Tiga orang tahanan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Salah satunya merupakan tahanan kasus korupsi. Mereka kini diisolasi dan mendapat perawatan di rumah sakit yang berbeda satu sama lain.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Jaksel, Andhi Ardhani, saat dikonfirmasi. Namun ia tak merinci di mana ketiganya dirawat.

"Benar ada tiga tahanan positif Covid-19 dan sudah diisolasi di rumah sakit," mengutip Antara, Sabtu (18/4/2020).

Ketiganya merupakan tersangka kasus tindak pidana umum (pidum) dan tindak pidana khusus korupsi (tipikor). Namun, Andhi tidak mau menyebutkan identitas para tahanan dan rumah sakit tempat mereka diisolasi.

"Ketiganya dirawat di tiga rumah sakit yang berbeda, tapi tempatnya kami rahasiakan," ucap Andhi menambahkan.

Setelah itu, Kejari Jaksel juga melakukan rapid test terhadap dua orang tahanan lainnya yang mengalami gejala klinis mirip virus corona. Hasilnya juga positif.

Hingga saat ini, Kejari Jaksel masih belum mengetahui siapa yang pertama kali tertular virus corona.

"Sedangkan 10 orang tahanan lain hasilnya negatif, mereka saat ini juga menjalani isolasi mandiri dan dikarantina di rutan Salemba Cabang Kejari Jaksel secara ketat," ungkap Andhi.

Penanganan tahanan yang menjalani karantina menurut Andhi menyesuaikan petunjuk dari pemerintah terkait protokol karantina mandiri.