Efek Corona, 442 Pekerja di Bone Dirumahkan

FOTO: SUGIANTO/BONEPOS  Kadis Ketenagakerjaan Kabupaten Bone, Asiswa Karim.

BONEPOS.COM, BONE - Ratusan karyawan di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, terpaksa dirumahkan selama pandemi virus Corona (Covid-19).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bone Asiswa Karim mengatakan, sebanyak 221 perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, perdagangan, dan restoran baik perusahaan kecil atau besar yang telah terdata merumahkan karyawannya.

"Total karyawan yang dirumahkan sebanyak 442 orang dan di PHK 9 orang dari 45 perusahaan," kata Asiswa Karim saat dihubungi Bonepos.com, Rabu (22/4/2020).

Asiswa menambahkan, ada satu perusahaan yang menutup tempat kerja dan tidak beroperasi karena dampak pandemi virus Corona.

"Salah satu Hotel di Bone ini memutuskan menutup usaha dan memilih tidak beroperasi karena minim pengunjung," ujarnya.

Asiswa bilang, karyawan yang dirumahkan, bukan hanya karena mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga jarak dan mengurangi aktivitas luar rumah tapi juga lantaran ketidak mampuan perusahaan menggaji karyawan.

Adapun ratusan karyawan dirumahkan itu kata Asiswa, semuanya tidak lagi digaji hingga waktu yang belum diketahui.

Begitupun karyawan yang sudah di PHK kontraknya diputus dan tidak lagi diperpanjang oleh perusahaan.

"Dengan pemutusan hubungan kerja itu maka otomatis terputuslah hak dan kewajiban dari tempat kerja dan tidak lagi berpenghasilan," ujarnya. (sug/ril)