Simak Niat dan Tata Cara Salat Tarawih Dirumah

BONEPOS.COM - Salat tarawih adalah salat sunah yang dilakukan khusus pada bulan Ramadan. Salat tarawih yang hukumnya sunnah muakad (sangat dianjurkan) ini dikerjakan setelah salat isya.

Salat yang biasa dilakukan berjamaah di masjid kini harus dilakukan dirumah, guna mencegah penularan virus corona telah disampaikan oleh Kementerian Agama melalui Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020. Surat edaran Kemenag menganjurkan umat muslim di Indonesia melakukan ibadah bulan Ramadan, termasuk Tarawih, di rumah dengan berjamaah atau sendiri.

Meskipun dirumah Salat tarawih dapat dilakukan 8 rakaat atau 20 rakaat, dan dilanjutkan dengan tiga rakaat salat witir dan doa untuk penutup.

Keutamaan salat tarawih dapat mengacu riwayat Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad saw. menganjurkan salat Ramadan kepada para sahabat tanpa perintah bahwa salat itu wajib. Rasulullah saw. bersabda,

"Barangsiapa mengerjakan qiyam (salat) ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu" (H.R. Bukhari dan Muslim).

Salat tarawih sendiri bisa dilakukan dengan 4 rakaat 1 kali salam, atau 2 rakaat lalu salam hingga berjumlah delapan rakaat.

Salat tarawih yang dikerjakan 8 rakaat dengan 4 rakaat sekali salam merujuk pada riwayat Aisyah:

"Nabi SAW tidak pernah melakukan salat sunah di bulan Ramadan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau salat empat rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana bagus dan indahnya. Kemudian beliau salat lagi empat rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat tiga rakaat." (H.R. Bukhari dan Muslim).

Sementara Salat tarawih dua rakaat satu salam sendiri disandarkan pada riwayat al-Bukhārī, bahwa Aisyah berkata, "Pernah Rasulullah saw melakukan salat pada waktu antara setelah selesai Isya yang dikenal orang dengan ‘Atamah hingga Subuh sebanyak 11 rakaat, beliau salam pada tiap-tiap 2 rakaat, dan beliau salat witir 1 rakaat (H.R. Muslim).

Berikut bacaan niat sholat tarawih sendiri :

Latin : Ushalli sunnatat Tarawihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta‘ala. Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”

Berikut bacaan niat sebagai imam sholat tarawih :

latin: Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati adā'an imāman lillāhi ta'ālā. Artinya: Aku menyengaja sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah SWT.

Berikut bacaan niat sebagai makmum sholat tarawih:

Latin: Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati adā'an ma'mūman lillāhi ta'ālā.

Artinya:Aku sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah SWT.

Adapun urutan dan tata cara sholat tarawih adalah sebagai berikut:

  • Mengucapkan niat sholat tarawih sesuai dengan posisinya, sebagai imam atau makmum
  • Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram
  • Mengucap takbir saat takbiratul ihram
  • Membaca Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
  • Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama (mulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua)
  • Duduk tasyahud akhir dan salam pada rakaat kedua atau rakaat keempat.

Setelah salat tarawih dilanjutkan doa, kemudian dengan salat witir sebanyak tiga rakaat. Dikutip dari laman Suara Muhammadiyah, disunahkan pula untuk melakukan zikir dengan suara nyaring sebelum mengakhiri rangkaian salat malam tersebut.

Berikut adalah bacaan zikirnya:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

"Maha suci Allah yang Maha Merajai dan yang Maha Bersih".

Dibaca sebanyak tiga kali kemudian membaca kalimat di bawah ini:

رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

"Yang menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril" (1x)