GEMPA, 3 Wilayah Indonesia Diguncang Pada Hari Yang Sama

BONEPOS.COM - Gempa Bumi terjadi di tiga wilayah di Indonesia, yakni di barat laut Padanglawas Sumatera Utara, Sukabumi Jawa Barat dan Kobisonta Maluku. Tiga gempa ini terjadi di hari yang sama dengan rentan waktu yang cukup dekat.

Dihimpun Bonepos.com dari berbagai sumber, berikut informasi Gempa Bumi yang terjadi pada Kamis, 30 April 2020.

1. Gempa Bumi diawali terjadi di Kobisonta, Maluku

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan telah terjadi gempa bumi berkekuatan M 4.5, di wilayah Kobisonta, Kec. Seram Utara Tim. Seti, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Indonesia, pada Kamis, (30/04/2020) pukul 13:10 WIT. Menurut BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.82 LS dan 129.86 BB, atau laut 16 km utara Kobisonta dengan kedalaman 11 Km.

2.Gempa Bumi di Padanglawas

Gempa Bumi kamis sore terjadi di Padanglawas, Sumatera Utara. Dilansir dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 15:20:25 WIB dengan kekuatan magnitudo sebesar 5,6. Episenter terletak di koordinat 1.17 Lintang Utara (LU) dan 99.53 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya berlokasi pada jarak 24 kilometer barat laut Padang Lawas, Sumut. Gempa berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilometer

3. Gempa di Sukabumi Jawa Barat

Tidak berselang lama setelah gempa di Padanglawas, gempa juga terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Menurut data yang tercatat di BMKG, gempa di Sukabumi terjadi pukul 15:22:00 WIB, atau hanya berselang dua menit dari gempa di Sumatera Utara. Gempa di Sukabumi berkekuatan 5,0 magnitudo. dengan kedalam yakni 24 kilometer.

4. Tidak berpotensi tsunami

Meski kekuatannya terbilang cukup besar, gempa yang terjadi pada Kamis dipastikan tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada jika terjadi gempa susulan.

5. Penyebab Gempa Bumi

Untuk diketahui, sebagian besar wilayah Indonesia termasuk daerah rawan gempa. Merujuk pada data BMKG, selama 1976‐2006 saja, telah terjadi 3.486 gempa bumi dengan magnitudo lebih dari 6,0.

Apa penyebab gempa bumi? Dari segi penyebab, gempa bumi bisa dibedakan dalam 2 jenis. Pertama, gempa tektonik yang terjadi karena pergerakan/pergeseran lapisan batuan di kulit bumi, secara tiba‐tiba. Hal ini terjadi akibat pergerakan lempeng‐lempeng tektonik.

Selain itu gempa bisa juga terjadi karena aktivitas gunung api. Gempa jenis kedua ini disebut gempa bumi vulkanik. Pergerakan lapisan batuan di dalam bumi secara tiba‐tiba dapat menghasilkan energi yang dipancarkan ke segala arah berupa gelombang seismik. Saat gelombang itu mencapai permukaan bumi, getarannya bisa merusak segala sesuatu, seperti bangunan, dapat menimbulkan korban jiwa.