Hotman Paris selaku pembawa acara pun terkejut. Dengan nada bercanda, ia tak menyangka jika sosok Nurul Atik yang dianggap berwajah ‘ndeso’ itu ternyata memiliki bisa sukses dan memiliki kekayaan seperti dirinya. Penasaran, lantas siapa sosok Nurul Atik sebenarnya?

Pernah bercita-cita jadi polisi

Sebelum dikenal sebagai pengusaha kuliner sukses, Nurul Atik dulunya sempat bercita-cita menjadi seorang anggota Polisi. Sayang, keinginan tersebut kandas lantaran keterbatasan ekonomi keluarganya pada saat itu. Kedua orang tuanya yang bekerja sebagai buruh tani, terkadang harus nyambi menjadi tukang batu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tak ada pilhan lain bagi Nurul selain bekerja seusai menamatkan sekolah SMA-nya. Berbekal ijazah di tangan, ia merasakan betul betapa susahnya mencari pekerjaan. Beruntung, Nurul mendapatkan pekerjaan sebagai cleaning service pada tahun 1989. Pekerjaan inilah yang kelak akan membuka jalannya sebagai pengusaha sukses.

Merintis karir dari Cleaning Service

Dalam bincang-bincangnya dengan Hotman Paris, Nurul mengaku bahwa ia mulai bekerja di usia 23 tahun sebagai seorang cleaning service di sebuah restoran. Satu hal yang masih diingatnya, adalah ketika ia merasa tersinggung saat tugasnya sebagai cleaning service dihina oleh mahasiswa yang mengunjungi tempatnya bekerja. Meski sempat tersulut emosi, Nurul tak ingin larut dalam hal tersebut.

Sempat menjadi cleaning service di masa lalu [sumber gambar]

Penghinaan yang ditujukan pada dirinya, ia simpan sebagai motivasi agar dirinya tetap berusaha keras hingga meraih keberhasilan. Hal ini kemudian diterapkan pada pekerjaannya sebagai cleaning service hingga jenjang karirnya terus merangkak naik. Dimulai dari tukang cuci piring, asisten koki, kasir, supervisor, manajer toko, hingga berhasil menjabat sebagai manajer area.

 

Sukses, hingga memiliki 650 cabang

Berbekal pengalamannya itulah, Nurul Atik memutuskan untuk berhenti bekerja dan memulai usaha kulinernya sendiri. Pada 21 Februari 2010, ia membangun bisnis restoran cepat saji yang menjual ayam goreng pertamanya yang bernama Rocket Chicken di Semarang. Pengalamannya bekerja di restoran cepat saji sebelumnya, membuat Nurul tak kesulitan mengembangkan usaha

Sukses membuka bisnis sendiri yang bernama Rocket Chicken [sumber gambar]

Usaha kulinernya yang bernaung di bawah PT. Rocket Chicken Indonesia, ia sukses mengembangkan gerai Rocket Chicken hingga memiliki ratusan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam acara Hotman Paris Show yang tayang pada 1 Agustus 2019, Rocket Chicken miliknya berhasil membuka sebanyak 650 outlet dengan omset pada tahun 2018 mencapai Rp 1,2 triliun.

 

Kunci kesuksesannya di bidang kuliner

Pertumbuhan Rocket Chicken yang luar biasa, tak lepas dari kerja keras dan pengalaman Nurul Atik semasa bekerja di restoran cepat saji serupa yang fokus mengolah ayam sebagai menu utama. Tak hanya itu, ia juga menerapkan gaya manajemen modern yang fokus dan teliti pada setiap aspeknya.

Nurul Atik saat menerima penghargaan [sumber gambar]

Salah satu kerja kerasnya yang bisa dicontoh adalah inovasi yang dilakukannya pada Rocket Chicken. Di tengah ketatnya persaingan restoran ayam cepat saji, inovasi menjadi salah satu kekuatannya membangun bisnis. Nurul Atik bahkan hanya merendah dan membiarkan masyarakat yang menilai kesuksesan restorannya yang tergolong pesat.

 

Perjalanan panjang yang dialami oleh Nurul Atik di atas bak roda kehidupan yang terus berputar. Setelah sekian lama merintis dari bawah, mantan cleaning service itu berhasil melangkah setapak demi setapak hingga kini menikmati puncak kesuksesan. Satu hal yang bisa dipelajari dari dirinya adalah, bagaimana memotivasi diri agar lebih sukses di kemudian hari ketika diremehkan saat masih berada di bawah.