[CEK FAKTA] Indonesia Berencana Buat Program 1 Suami 2 Istri, Begini Faktanya

BONEPOS.COM - HAND OVER

BONEPOS.COM - Ditengah pandemi Covid-19, warganet kembali dihebohkan dengan beredarnya informasi yang heboh yang menyebutkan bahwa Indonesia berencana untuk membuat pogram 1 Suami 2 Istri.

Informasi tersebut beredar di media sosial percakapan grup WhatsApp dengan foto penggalan koran yang memuat judul "Indonesia Berencana Buat pogram 1 Suami 2 Istri Benarkah ?".

Tidak hanya di grup WhatsAp, penggalan foto koran ini juga dengan cepat beredar di media sosial Facebook. Sontak postingan ini mengundang komentar dari berbagi netizen.

Lantas benarkah kabar tersebut ?

Penelusuran Fakta :

Tim Cek Fakta Bonepos.com pun menelusuri kebenaran atas berita tersebut melalui mesin pencari Google Search dengan kata kunci "Program 1 suami 2 istri".

Dari hasil penelusuran ditemukan tautan yang dimuat oleh situs turnbackhoax.id dengan judul [SALAH] Indonesia Akan Adakan Program 1 Suami 2 Istri.

Dalam situs tersebut, dijalaskan bahwa informasi beredar yang menyebutkan Indonesia akan membuat program 1 Suami 2 Istri adalah informasi yang salah.

Artikel dalam tautan tersebut berisi wawancara pelakupoligami bersama kedua istrinya yang berasal dari Malaysia.

Berita terkait Pelakupoligami di Malaysia itu juga pernah diangkat di portal media tribunnews.com, dengan judul 'Obrolan Program 1 Suami 2 Istri di Malaysia yang Menghebohkan Dunia Maya, 2 Istri Cubit-cubitan!"

Beredar di Facebook pada tahun 2016

Tidak hanya itu berdasarkan penelusuran lainnya, ditemukan fakta dimana isu tersebut sudah pernah beredar di media sosial facebook pada bulan November 2016 silam dengan tautan berjudul "Indonesia di adakan program 1 suami 2 istri setuju tidak?" yang dibagikan oleh pengguna Facebook Cacan Multazam

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, informasi yang menyebutkan Indonesia akan mengadakan program 1 Suami 2 Istri merupakan informasi yang salah atau hoaks.

Informasi yang benar adalah Indonesia tidak berencana membuat program seperti yang ditulis dalam unggahan di WhatsAPP maupun Facebook tersebut.