Tetap Tarawih di Musala, Imam Positif Corona Bikin Puluhan Jamaah ODP

BONEPOS.COM -Bertempat di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, seorang imam yang telah dinyatakan positif berdasarkan swab test, berinisial O ngotot memimpin Salat Tarawih di musala.

Kejadian bermula ketika anak dari O lebih dulu divonis positif corona berdasarkan swab test. Namun, dia dinyatakan negatif pada Kamis (7/5/2020), sehingga memutuskan pulang dari rumah sakit.

Namun, berdasarkan prosedur penanganan corona, O dan istrinya juga harus menjalani tes swab, terlebih karena mereka berdua sudah lanjut usia (80-an dan 70-an tahun). Hasilnya, O dinyatakan positif mengidap virus corona pada jumat (8/5/2020).

"Iya, positif corona," terang Bambang Sutama Camat Tambora menceritakan.

Bambang menambahkan, kakek yang termasuk RW cum tokoh masyarakat setempat ini menyangkal hasil tes. Dia juga menolak saat akan dibawa oleh pihak Puskesmas Jembatan Besi untuk diisolasi di rumah sakit pada Sabtu (9/5/2020).

"Karena (merasa) sehat, dia bilang, 'Saya ini gejala tifus,' dan bilang nggak yakin apa yang disampaikan dokter," ungkap Bambang, yang juga menambahkan, O kemudian tetap memimpin salat tarawih berjemaah di musala.

Akibat peristiwa ini, Lurah Jembatan Besi Tarcius Iwan mengatakan, sebanyak 28 jemaah salat tarawih malam itu langsung dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), isolasi mandiri, dan menjalani swab test pada Minggu (10/5/2020) 

"Di rumah (masing-masing), isolasi mandiri, terus swab test," kata dia.

Terpisah, Kepala II Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DKI Jakarta Catur Laswanto mengaku menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, masyarakat harusnya mematuhi fatwa MUI soal ibadah di rumah saat pandemi.

"Patuhilah imbauan itu," tegasnya.

Berdasarkan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 yang dikeluarkan pada 16 Maret lalu, haram hukumnya orang yang terjangkit corona ikut salat tarawih berjemaah di masjid. Fatwa tersebut bersifat tuntunan dan pedoman.

Dalam kondisi normal, berjemaah di masjid atau musala sangat dianjurkan bagi umat Islam. Namun, di saat seperti ini, menjaga kesehatan umat juga menjadi kewajiban.