Brimob Sulsel Jadi Pahlawan Krisis Darah di Tengah Pandemi, Begini Aksinya

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia mempengaruhi banyak hal, termasuk bidang kesehatan. Seperti yang terjadi di kota Makassar.

Hal inilah yang menyebabkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar mengalami krisis stok darah akibat menurunnya jumlah pendonor selama adanya wabah Covid-19.

Untuk mengatasi hal tersebut, puluhan anggota Brimob Polda Sulawesi Selatan berbondong-bondong melakukan donor darah usai berbuka puasa.

Kegiatan yang berlangsung di Markas PMI Kota Makassar, Jl Kandea, Rabu (20/5/2020) malam. Atas perintah Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe melalui Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Anis Prasetio Santoso.

Salah satu anggota Provost Brimob Polda Sulsel, Abdul Wahab, mengaku dirinya sejak lama ingin mendonorkan darahnya sebagai wujud bakti ke masyarakat.

"Sudah lama kami ingin donor darah dan alhamdulilah hari ini bisa terlaksana. Semoga ini dapat membantu PMI dan masyarakat yang membutuhkannya," tuturnya.

Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal yang beken disapa Deng Ical yang hadir memantau langsung proses donor darah puluhan anggota Brimob Polda Sulsel itu menyampaikan apresiasi dan terimakasih ke pihak kepolisian yang telah membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah di PMI Kota Makassar.

Menurutnya, di saat pandemi Covid-19 yang bersamaan dengan pandemi demam berdarah dan ditambah lagi menurunnya jumlah pendonor serta permintaan darah yang semakin meningkat, hal inilah yang membuat PMI kekurangan stok darah.

"Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dan partisipasi dari teman-teman Brimob bisa menambah stok ketersediaan darah di PMI Makassar selama beberapa hari ke depan," kunci mantan Wakil Wali Kota Makassar ini. (ril)