Cerita Personel TNI Bawa Janda 5 Anak Tidur di Hotel

BONEPOS.COM, JENEPONTO - Proses bedah rumah Sada (51) janda sebatangkara yang memiliki 5 orang anak, sementara berlangsung. Pekerjaan tersebut dikerjakan pasukan loreng dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 1425 Jeneponto.

Puasa Ramadan bukan penghalang untuk membantu masyarakat yang kurang mampu itu. Agar masyarakat bisa merasakan suasana rumah yang layak huni. Lantaran, kondisi saat ini memprihatinkan. Diharapkan, Sada (51) dapat tersenyum bahagia, usai rumahnya dibedah.

Sebelum dibedah, bangunan dibongkar. Menyisakan tiang yang masih kelihatan kokoh. Pelaksanaan pekerjaan tersebut, terlebih dahulu dilakukan penggalian pondasi. Untuk pasangan batu gunung dan batu bata.

Para personel TNI tersebut membagi tugas, masing-masing ada yang mengangkat semen, ada pula yang mengakat pasir hingga menggali pondasi. Suasana tampak bersatu, disertai dengan candaan semangat kerja.

Rumah Sada yang dibedah diperkirakan selesai paling lambat tujuh hari dikerjakan. Sementara pemiliknya diinapkan di Hotel Binamu di Kota Bontosunggu, tidak jauh dari Kawasan Rumah Jabatan Bupati (Rujab).

"Iye. Sementara berlangsung pekerjaannya, rumah yang dibedah itu. Pekerjanya dari Tentara dari Kodim 1425 Jeneponto. Bekerjasama dengan pemerintah Kecamatan," ujar Warga setempat Karaeng Lallo, Sabtu (23/5/2020).

Sada warga Kampung Sangingloe, Kelurahan Bontotanganga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Mereka tinggal seorang diri di rumah tersebut. Lantaran, 5 orang anak-anaknya tak pernah berkabar.

Komandan Kodim 1425 Jeneponto setelah mendengar informasi, terkait warga yang tinggal di rumah tak layak huni, langsung merespons memerintahkan anggotanya untuk mengecek rumah tersebut.

"Pemilik rumah kami pindahkan tidur di Hotel Binamu, selama pengerjaan bedah rumah berlangsung. Dan pihak hotel Binamu mensupport kegiatan yang kita lakukan ini," pungkasnya. (sam/ril)