Kades di Sinjai Ancam Lapor Netizen, Begini Penyebabnya 

BONEPOS.COM, SINJAI - Lagi dan lagi permasalahan pendataan bantuan, muncul.

Kali ini, karut marut masalah data bantuan disampaikan salah satu netizen Facebook Grup Sinjai Memilih 2018-2023, Akbar Nur memposting, bila ada salah satu warga Dusun Satengah, Desa Bulu Tellue, Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai luput dari pendataan peneriman bantuan. Informasi tersebut di-posting Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 10.00 Wita.

Akbar Nur menulis di Grup Sinjai Memilih 2018-2023, bila warga bernama Becce tidak punya suami yang mencarikan nafkah dan juga tidak punya anak. Tinggal sebatang kara di rumah peninggalan orang tuanya yang sudah tua dan dimakan rayap, tepatnya di Dusun Satengah, Desa Bulu Tellue, Kecamatan Bulupoddo RW 002 RT 002 Kabupaten Sinjai, Sulsel.

Untuk alamat berada pada kurang lebih 7 rumah dari jembatan Tobalo perbatasan Desa Lamatti Riattang. Apabila hujan turun kehujanan, karena atap bocor dan lantai papan rapuh memungkinkan terjatuh bilang papannya diinjak.

"Jika berjalan harus merangkak, tidak menggunakan tongkat karena ada masalah pada tulang kakinya. Dia luput dari bantuan BLT Desa Bulu Tellue karena tidak dapat menampilkan Kartu Keluarga. Hanya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jangankan datang mengurus kembali kartu keluarga yang tercecer berjalan pun susah karena harus merangkak," tulisnya di akun Facebook.

Sementara itu, Kepala Desa Bulu Tellue Andi Sudirman saat dikonfirmasi Bonepos.com, melalui via telepon mengungkapkan, perlu dikroscek baik-baik dulu.

"Nanti saya tanya Ibu Dusun Satengah. Karena dia yang melakukan pendataan. Kami hanya di Desa memverifikasi. Soalnya baru saya tahu kalau ada warga kami atas nama Becce di Dusun Satengah tidak dapat bantuan," jelas Sudirman.

"Terkait foto yang diposting itu, Akbar Nur kayaknya foto lama, karena rumah tersebut sudah rumah batu dan sangat mewah sekali ini. Harus kami kroscek apa betul kebenarannya, karena setahu saya hampir di sekitaran rumah tersebut sudah rumah batu semua dan saya selaku Kepala desa meminta kepada Oknum tersebut untuk mempertanggung jawabkan postingannya. Kalau nanti kita kroscek tidak seperti itu, kami akan laporkan akun tersebut," sambung Kades yang sudah dua periode menjabat. (ile/ril)