Saatnya Dewan Etik Dosen Tindak Tegas Plagiarisme  

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Dewan Etik Dosen LLDIKTI IX Sulawesi dan Gorontalo mendesak kepada LLDIKTI IX dan pimpinan PTS untuk menindak tegas plagiarisme akademik.

Demikian penegasan Ketua Dewan Etik Dosen LLDIKTI IX Sulawesi, Prof Dr Ma’ruf Hafidz, disampaikan dalam acara silaturahmi Dewan Etik Dosen LLDIKTI IX, secara virtual menggunakan aplikasi Zoom, Senin malam (25/5/2020).

Dijelaskan, praktik plagiarisme laksana orang kentut, terasa ada bau tapi sulit mendapatkan siapa orang yang kentut.

"Penegakan etika dalam tindak plagiarisme harus menjadi komitmen semua pihak terutama para dosen yang membuatkan," jelas aktivis pers mahasiswa pada masanya ini.

Meminimalisir praktik plagiarisme dalam dunia akademik maka Dewan Etik LLDIKTI IX awal Juni 2020 akan melakukan sosialisasi kepada para Dosen Dipekerjakan LLDIKTI IX dan Dosen Tetap Yayasan.

"Sebelum dilakukan sosialisasi kepada para dosen itu, akan dilaksanakan sosialisasi materi Kode Etik Dosen LLDIKTI IX kepada para anggota Dewan Etik Dosen LLDIKTI IX Sulawesi ini," tegas mantan Wakil Rektor UMI Makassar ini.

Sekretaris LLDIKTI IX Sulawesi, Andi Lukman, dalam sambutan singkat menegaskan, Dewan Etik Dosen ini diharapkan mampu bersinergi dengan LLDIKTI IX dalam pengembangan dan pembinaan karier dosen LLDIKTI IX Sulawesi.

Selain itu, Andi Lukman juga berharap, lembaga dewan etik dosen ini bisa fleksibel serta mendorong dan mendukung LLDIKTI IX dalam melakukan aktivitas akademik para dosen.

Pada silaturrahmi pengurus dewan etik dosen ini dengan moderator, Sekretaris Dewan Etik LLDIKTI IX Sulawesi, Prof Eliza Meiyani.

Turut bergabung dalam pertemuan lewat online ini, Ketua Dewan Etik Dosen LLDIKTI IX Sulawesi, Prof Dr Ma’ruf Hafidz, Prof Andi Muin Fahmal, Prof Muhibuddin, Prof Syamsu Ridjal, Prof Ansar, Prof Hambali Thalib, Dr Abd Rakhim Nanda, Dr.Mulyadi Hamid, Dr. Azis DP, dan anggota lainya.

Selain itu juga bergabung dari luar Makassar, Dr.Andi Tenri Mahmud (Buton Sultra) serta satu orang dari Sulut, Dr Rose Marie Lolowong.

Tugas dari Dewan Etik Dosen ini didorong agar mampu menjaga martabat, kehormatan profesi dosen LLDIKTI IX. Membangun kepribadian dosen agar memiliki akhlak mulia.

Tidak hanya itu, menciptakan suasana akademik yang kondusif di lingkungan PT. Menciptakan hubungan harmonis antar dosen dengan institusi sejawat, tenaga kependidikan, mahasiswa dan masyarakat.

Mengawasi perilaku dan melaporkan apabila terjadi pelanggaran kode etik dan peraturan perundangan oleh dosen kepada Kepala LLDIKTI IX. (ril)