Singgung Soal BLT, Pejabat di Sinjai Tewas Ditikam 

BONEPOS.COM, SINJAI - Peristiwa berdarah terjadi di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Minggu (24/5/2020). Mengakibatkan, Anggota BPD, AS (43), meninggal dunia.

Peristiwa ini bermula bermula saat penganiayaan tersebut terjadi sekira pukul 18.30 Wita di pertigaan jalan Bete-bete, Dusun Tomantang, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, oleh AW (41) warga Dusun Tomantang terhadap korban AS (43) dengan menikam korban mengakibatkan korban meninggal dunia.

Terjadinya Penganiayaan terhadap AS bermula ketika LN (40) yang merupakan istri dari tersangka AW mendatangi rumah AM Kadus Tomantang yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah tersangka.

LN hendak mempertanyakan kalau dia tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah. Sayangnya, AM pada saat itu tidak berada di lokasi, sehingga LN kembali ke rumah. Namun, di perjalanan LN bertemu dengan korban AS.

“Mengapa kau cari AM ,“ tanya AS, dan saat itu terjadi adu mulut antara LN dengan AS.

Terjadinya pertengkaran sengit tersebut, mengakibatkan korban AS emosi dan mengayunkan parang ke arah LN namun LN menghindar dan saat itu pula tersangka AW yang berada di rumahnya mendengar pertengkaran sang istri dengan korban AS, langsung menghampiri dan disambut pula dengan tebasan parang yang terkena pada lengan AW. Hanya saja, tebasan itu tidak menyebabkan luka, spontan saat itu juga tersangka AW langsung menikam korban AS dengan menggunakan sebilah badik yang telah dibawa dari rumahnya dan mengenai dada kanan AS.

Setelah menikam AS, AW dan istrinya kembali ke rumah yang hanya berjarak sekitar 15 meter dari TKP dan korban AS saat itu pergi menuju ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari TKP, kemudian dibawa ke Puskesmas Biji Nangka, Kecamatan Sinjai Borong untuk mendapatkan perawatan medis. Sayang, setelah medapatkan perawatan, nyawa korban AS tidak dapat diselamatkan.

Personel Polsek Sinjai Borong Polres Sinjai di bawah pimpinan Iptu Ambo Syahrir, langsung mendatangi TKP dan menangkap tersangka AW di rumahnya berikut barang bukti senjata tajam jenis badik yang digunakan melakukan penganiayaan terhadap AS.

Tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Sinjai untuk menjalani proses lebih lanjut.

Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, tidak menampik bila perselisihan tersebut diawali dengan perdebatan soal BLT.

"Terjadi keributan antara istri pelaku dengan korban yang meninggal anggota BPD desa setempat. Terus tiba-tiba pelaku keluar dari rumah sambil bawa badik terhunus dan menusuk korban," jelas AKBP Iwan. (ril)