Kadis Pertanian Panggil Khusus Distributor dan Pengecer Pupuk, Ada Apa?

BONEPOS.COM, BONE - Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, Sunardi Nurdin, menjadwalkan akan melaksanakan Rapat bersama distributor dan pengecer pupuk, Selasa (2/6/2020).

"Iye rencana ndi di kantor," jelas Sunardi, kepada Bonepos.com, Senin (1/6/2020) malam.

Dikatakan Sunardi, sudah perlu memang dievaluasi beberapa pengecer oleh distributor.

"Karena yang mengangkat dan memberhentikan pengecer adalah sepenuhnya distributor," akunya.

Polemik ketersediaan pupuk jelang musim tanam tiba, dikeluhkan petani, khususnya di Kabupaten Bone.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bone, Herman mempertanyakan keberadaan kuota pupuk bersubsidi.

Lantaran, tidak sedikit petani yang menjerit kesusahan mendapatkan pupuk bersubsidi saat musim tanam tiba.

"Kami memahami kuota pupuk bersubsidi berkurang dari 95 ribu ton menjadi 86 ribu ton. Kemana itu yang 86 ribu ton?," ujar Herman.

Herman melanjutkan, pada saat petani butuh pupuk. Justru pupuk semakin susah diperoleh.

Harusnya, kata Herman, sebelum memasuki musim tanam, kelompok tani sudah memasukkan RDKKnya. Sehingga kebutuhan petani sudah bisa ditaksir jauh hari sebelum musim tanam tiba.

"Pupuk langka. Distributor dan Pengecer yang tidak mampu memenuhi kebutuhan petani diharap berhenti saja, karena merugikan petani," tegasnya. (ril)