Legislator Bone Serukan Ganti Pengecer Pupuk, Ada Apa?

BONEPOS.COM, BONE - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bone, Kaharuddin, memberikan atensi kepada pengecer pupuk. Hal ini untuk menyikapi terkait kelangkaan pupuk.

Pria yang juga menjabat sebagai Anggota Banggar di DPRD  Bone menegaskan, bagi pengecer pupuk "nakal" harus diberikan sanksi.

Ini semata-mata dilakukan agar, pelayanan terhadap penyediaan pupuk bagi petani tetap tersedia. Apalagi jelang musim tanam tiba.

"Masih banyak kok pengusaha yang siap jadi pengecer," tegas Kaharuddin, kepada Bonepos.com, Minggu (31/5/2020).

Apabila ketersediaan pupuk disebabkan oleh terkendala pada pengecer, kata Kaharuddin, maka Dinas terkait harus menyikapi serius kejadian ini.

"Tolong dinas sebagai komisi pengawas berikan sanksi, ganti kalau perlu. Karena ada beberapa pengecer yang masih membawahi 2 sampai 5 desa padahal modal kerjanya terbatas," sambungnya.

Kaharuddin melanjutkan, Bumdes bisa dijadikan pengecer sekaligus pemberdayaan ekonomi desa. (ril)