Cara TP PKK Makassar Lindungi Anak-anak dari Virus Corona

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Kota Makassar hingga saat ini masih berjuang melawan penyebaran virus Covid-19. Berbagai upaya telah ditempuh pemerintah demi memutuskan mata rantai penyebarannya.

Penggunaan masker,menjaga jarak, dan kampanye cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sesuai arahan pemerintah pusat juga terus digaungkan.

Kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan tentu akan sangat menunjang program kerja pemerintah. Semua pihak tanpa batasan sosial dan usia wajib disiplin agar pandemi ini segera berakhir.

Saat ini, yang ramai digalakkan adalah penggunaan masker untuk orang dewasa. Padahal anak-anak juga sangat berpotensi terpapar virus.

Berkaca dari keadaan tersebut, Ketua TP PKK Kota Makassar Andi Masniawati Z Yusran bersama Ketua Dharma Wanita Kota Makassar Andi Batari Toja didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Andi Tenri Palallo memberikan masker sekaligus memasangkan secara langsung kepada sejumlah anak yang berada di Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala, Selasa (2/6/2020).

Hal ini bertujuan untuk menekan laju penambahan masyarakat Makassar yang terinfeksi Covid-19.

“Saat ini penambahan penderita Covid-19 bertambah. Mirisnya sebagian besar adalah anak-anak. Tentu menjadi kegelisahan kita bersama, karena anak adalah generasi penerus bangsa. Olehnya itu, kami hadir untuk menyadarkan semua pihak agar turut serta menjaga kesehatan anak dan mengajarkan apa saja yang harus dan tidak bisa dilakukan," terang Ketua TP PKK Kota Makassar.

Di saksikan Camat Manggala Anshar Umar bersama pengurus PKK Kecamatan Manggala, Andi Masniawati juga menyerahkan paket kebutu secara simbolis pada warga yang terdampak Covid-19 di wilayah yang sama.

“Jadi selain edukasi penggunaan masker pada anak, kami juga mendapatkan laporan kalau di daerah Biring Romang ini masih banyak warga yang belum mendapatkan bantuan dengan kondisi yang memprihatinkan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka," ujarnya. (ril)