Begini Cara Dinas Perpustakaan Makassar Terus Dekati Masyarakat di Tengah Corona 

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Dinas Perpustakaan Kota Makassar terus bergerak di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Tak mengurangi semangat berinovasi.

Selain sudah menyediakan akses layanan Perpustakaan Digital melalui ePustaka Kota Makassar. Dinas Perpustakaan Kota Makassar akan mengembangkan layanan daring (online) untuk seluruh kegiatan khususnya kegiatan pengembangan pembudayaan kegemaran membaca.

Hal ini dilakukan sebagai amanah UU Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan untuk menghadirkan layanan perpustakaan berbasis IT juga sebagai solusi di tengah pandemi Covid-19.

Demikian dibahas Kelompok Pustakawan dan Seluruh Kasi Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca di Ruang Pustakawan Dinas Perpustakaan Makassar, Selasa (2/6/2020).

Sebagian kegiatan akan diuji coba tahun ini dan rencananya akan diterapkan mulai tahun depan. Kegiatan online selain sebagai solusi juga sebagai pendamping kegiatan tatap muka yang selama ini sudah dilaksanakan.

Hal ini untuk terus menjamin agar kegiatan pembinaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran membaca terus berkelanjutan dan berkesinambungan.

Untuk mendukung kegiatan online maka Dinas Perpustakaan akan menyiapkan tempat khusus siaran atau mirip studio mini di Perpustakaan Umum Kota Makassar.

Tempat ini akan dimanfaatkan untuk pengambilan gambar seperti Kegiatan DONGKELOR program perluasan Dongeng Keliling yang saat ini tahap uji coba sedang berjalan dan telah disiarkan setiap Sabtu pagi.

Kemudian program khusus masakan "Dapur Pustaka" oleh Ibu-Ibu Relawan Baca, Talkshow Duta Baca dan sebagainya.

Seluruh kegiatan tersebut akan disebarluaskan melalui media sosial dan dimungkinkan beragam kegiatan akan berkembang melalui pelibatan masyarakat sebagai wujud peran perpustakaan dengan layanan inklusi sosial.

Tidak hanya itu, kegiatan lomba-lomba pembudayaan kegemaran membaca akan direncanakan dibuat digital. Seperti Lomba bercerita yang rutin dilaksanakan setiap tahun, bisa melalui pengiriman video atau format lainnya jika pandemi Covid-19 terus berkelanjutan.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Andi Siswanta A. Attas berharap, agar tetap selektif untuk pengembangan layanan berbasis online, sehingga nantinya tidak memberatkan pemustaka dalam mengakses internet dan kegiatan tersebut diikuti masyarakat dan masyarakat senang dengan program-program Perpustakaan. (ril)