Dampak Corona, PAD Jeneponto “Terjun”

BONEPOS.COM, JENEPONTO - Pemerintah serta Forkopimda, terus berupaya melakukan pencegahan dalam memutus mata rantai Covid-19 di daerah yang berjuluk Butta Turatea, Kabupaten Jeneponto.

Dampak dari Covid-19 tersebut sangat berpengaruh dengan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak dan retribusi daerah, yang mengalami penurunan tahun ini 2020.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Saripuddin Lagu, kepada Wartawan, di ruang kerjanya, Senin (2/6/2020).

Selama Corona kata dia, hotel, restoran, dan warung tidak buka sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) pajak dari restoran, warung, hotel, mengalami penurunan dalam beberapa bulan.

"Berharap, agar perekonomian bisa pulih kembali," kata Saripuddin.

Meskipun demikian, Saripuddin tetap optimis dalam menggenjot PAD Kabupaten Jeneponto. Lantaran pada bidang lain tidak terlalu berpengaruh, seperti pajak dari pedesaan dan lainnya.

"Saya harus optimis. Kalaupun ada penurunan itu tidak terlalu berdampak karena pendapatan dari bidang lain tidak terlalu berpengaruh. Dan berharap semua akan pulih," sebutnya.

Dia menambahkan PAD pajak tahun 2020 sebesar Rp4,8 miliar. Dan pada tahun 2019 sebesar Rp4,9 miliar.

"Ada penurunan PAD pajak sebesar kurang lebih Rp100 juta tahun 2020, karena Virus Corona," pungkas Saripuddin. (sam/ril)