Instruktur Pelatih PSSI-AFC Kenang Sosok Mantan Pemain PSM

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Kepergian Pendiri SSB Bangau Putra, Kamaluddin Kasim yang kerab disapa Pak Kamal, untuk selama-lamanya, meninggalkan duka tersendiri bagi Instruktur Pelatih PSSI-AFC, Hanafing.

Bukan tanpa alasan, Hanafing bercerita bila dia pernah dilatih Pak Kamal sejak usia 14 sampai 17 tahun.

"Dulu klub kami namanya Beringin Putra bersama Pak Kamal. Kemudian kami mengakuisisi mengambil alih klub Bangau Putra milik Pak Aminuddin Mahmud. Ketua Dikbud waktu itu. Seingat saya Tahun 1977 Bangau Putra resmi dikelola Pak Kamal. Dan Hanafing muda dkk ikut beliau di Bangau Putra. Tahun 1980-1982 Kami pindah ke Bima Kencana Galatama juga dilatih Pak Kamal. Karena mayoritas pemain Bima Kencana adalah pemain Bangau Putra. Jadi Almarhum cukup berjasa dalam mencetak pemain muda Hanafing dkk di Karebosi," kenang Hanafing, kepada Bonepos.com

Diakui Hanafing, Pak Kamal merupakan mantan pemain PSM tahun 1950 bersama Haeruddin Makmur, Nursalam.

"Pak Kamal sudah banyak melahirkan pemain hebat dari Lapangan Karebosi, diantaranya Rohandi Yusuf (Almarhum) Karman Kamaluddin (putranya) Toni Ho, Hanafing (Timnas), Syamsul Bachri, Ansir Arsyad, Mustafa, Taufik Ria Nyeppo, Burhanuddin (PSM). Pak Kamal adalah sosok yang pantang menyerah dalam membina anak didiknya. Sangat Ulet, setiap sore mulai pukul 14.00 sampai menjelang magrib. waktunya dihabiskan di lapangan Karebosi. Tanpa memungut biaya dari anak didiknya. Punya jiwa sosial, hanya kebanggaanlah jika ada anak didiknya meraih sukses menjadi pemain hebat," papar Hanafing.

Ya, publik sepak bola Tanah Air, berduka. Khususnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pendiri SSB Bangau Putra, Kamaluddin Kasim yang kerab disapa Pak Kamal, meninggal dunia di kediamannya, Jl. Gunung Lompo Battang, Makassar, Senin (1/6/2020) sekitar pukul 15.54 Wita. (ril)