Ancam Bunuh Diri, Pria Yang Menikahi Waria Dianggap Bohong

BONEPOS.COM - Kisah menggelitik sekaligus pilu dialami seorang Pria asal Lombok yang ternyata menikahi seorang pria.

Kasus pernikahan sesama jenis di Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) antara Muhsin (31) dengan Supriyadi yang menyamar jadi Mita (25) kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian Polres Lombok Barat.

Muhsin melaporkan Mita atas dugaan kasus penipuan terkait pernikahan sesama jenis. Ia juga merasa ditipu karena telah membayar maskawin Rp 20 juta saat menikahi Mita pada 2 Juni lalu.

"Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk sementara kita kenakan pasal tentang penipuan karena yang bersangkutan (Supriyadi alias Mita) memang memalsukan identitas," kata Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, Selasa (9/6/2020).

Namun, di luar dari laporan pengaduan tersebut, terungkap kalau sebenarnya Muhsin pernah beberapa kali berhubungan badan dengan Mita, dan sudah tahu kalau Mita seorang laki-laki sebelum mereka menikah.

"Awalnya pas ketemu memang dia enggak tahu kalau saya laki-laki, tapi pas bersetubuh dia tahu kalau saya laki-laki. Karena saya dipaksa bersetubuh sama dia dan dia meraba semua badan saya. Setelah itu dia memaksa saya (bersetubuh)," ujar Mita di Polres Lombok Barat, Selasa (9/6/2020).

Mita mengaku dirinya sebenarnya tidak mau menikah dengan Muhsin. Namun dia dipaksa oleh Muhsin dengan mengancam akan bunuh diri bila permintananya tidak dituruti.

"Awalnya saya bilang enggak mau nikah saat diajakin dia. Kita jalani aja dulu (pacaran). Waktu itu saya minta putus sama dia tapi dia bilang mau bunuh diri. Saya bilang mau pulang, dia juga mau bunuh diri," lanjut Mita.

Sebelum akad nikah, Mita mengaku sudah beberapa kali dipaksa berhubungan badan oleh Muhsin. Bahkan, setelah menikah pun dia mengaku sudah melakukan hubungan layaknya suami istri.

Ist
Supriyadi alias Mita saat dalam penampilannya sebagai perempuan. (Foto: Istimewa)

"Sebelum akad nikah saya sudah berhubungan 3 kali, setelah akad nikah sekali. Malamnya saya minta cerai," bebernya.

Oleh karena itu, Mita menegaskan kalau Muhsin berbohong soal pengakuannya yang bilang tidak tahu kalau Mita adalah laki-laki.

"Saya nikah Selasa tanggal 2 Juni yang urus surat-surat semua dia, bukan saya. Selayaknya cewek sama cowok. dia tahu saya laki-laki tapi dia pernah meraba saya sebelum akad nikah. Tapi sekarang dia bilang-bilang tak tahu saya laki-laki," tutur Mita.