Dompet Dhuafa Kirim “Pasukan Oranye” Bantu Korban Banjir di Jeneponto dan Bantaeng

BONEPOS.COM, JENEPONTO – Merespons bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Jeneponto, Dompet Dhuafa menerjunkan tim evakuasi untuk bergabung bersama tim Search And Rescue (SAR) gabungan untuk melakukan evakuasi serta membuka pos sehat dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga terdampak.

“Dompet Dhuafa Sulsel selalu berkomitmen untuk membantu masyarakat yang dilanda musibah, termasuk yang terjadi di Bantaeng dan Jeneponto. Insya Allah, kami akan bantu sampai masa recovery nanti. Saat ini bersama para relawan dan tim SAR, masih melakukan pencarian korban longsor. Mohon doanya untuk keselamatan kita semua. Semoga bencana yang tengah dialami oleh warga Jeneponto dan Bantaeng segera mereda,” papar Rahmat selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

“Hingga Senin (15/6/2020), tim DD Sulsel masih siaga di lokasi, dengan membuka pos sehat di beberapa titik di lokasi terdampak,” sambungnya.

Rahmat melanjutkan, selain membuka pos sehat di Bantaeng, Dompet Dhuafa Sulsel juga mengutus tim evakuasi bergabung bersama tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi di Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Sejak siang hari pada Jumat (12/6/2010) lalu, curah hujan yang tinggi dari pagi hingga sore hari tidak kunjung reda. Akibatnya, banjir disertai tanah longsor menyapu sebagian wilayah Kabupaten Jeneponto di antaranya Rumbia, Turatea, Tarowang, Binamu, Tamalatea, Desa Rumbia, Desa jombe, Desa Sepanang, Munthe, Desa Tino, Desa Lebang Manai, Kelurahan Balang dan Desa Pallantikang.

Hal serupa juga terjadi di wilayah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo akibat luapan Sungai Bone menggenangi 43 Desa atau Kelurahan di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango sejak Kamis (11/6/2020) lalu. Sebagian besar masyarakat masih menempati di beberapa titik pengungsian pada gedung pertemuan, Yiladia, Belle Li Mbui, Kecamatan Kota Selatan, SDN 63 kecamatan Hulondalangi, gedung kampus Al Irsyad Al Islamiyyah Kota Gorontalo.

Tim Dompet Dhuafa pada Selasa (16/06/2020) sore, telah mendustribusikan nasi bungkus untuk pengungsi dan warga yang membersihkan rumah sebanyak 500 bungkus kepada masyarakat sekitar Pos bencana banjir yang terletak di jalan Moh Yamin Kelurahan Limba B yang terdampak banjir bandang.

“Alhamdulillah respons cepat Dompet Dhuafa Gorontalo dalam melakukan penanganan banjir bandang yang melanda Gorontalo beberapa hari yang lalu mendapat apresiasi dari warga masyarakat. Mereka memuji langkah cepat atas setiap permintaan kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir,” jelas Ramli Djafar selaku Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Gorontalo.

Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan dua wilayah di Indonesia mengalami longsor dan banjir bandang. Pada masa pandemi Covid-19 ini, menggerakkan zona layanan Dompet Dhuafa merespons bencana alam di wilayah Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng, Sulawesi Selatan dan Kabupaten Bone Bolongo, Provinsi Gorontalo untuk melakukan evakuasi bersama tim gabungan SAR masing-masing wilayah serta membuka pos sehat untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga yang terdampak.

Dalam menyiapkan kebutuhan makanan setiap harinya bagi warga terdampak, selain itu, Tim Dompet mendirikan pos hangat dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Kolaborasi antara relawan dan masyarakat sekitar terus mempersiapkan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi warga yang mengungsi pada pagi, siang dan sore hari.

Selain dapur umum barang-barang non makanan dan pakaian juga didistribusikan ke masyarakat terdampak bencana. (ril)