Tarik Personel Posko Gugus Tugas Covid-19 di Perbatasan, Ini Alasan Bupati Fahsar

BONEPOS.COM - ISTIMEWA Bupati Bone H. Andi Fahsar M Padjalangi, saat menggelar rapat evaluasi Gugus Tugas PPC -19 Kabupaten Bone, di Aula La Tea Riduni, Rumah Jabatan Bupati, Selasa (16/6/2020).

BONEPOS.COM, BONE - Mulai Kamis (18/6/2020), personil posko Gugus Tugas Covid-19 di perbatasan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, secara resmi akan ditarik atau dibubarkan.

Tak ada lagi petugas Gugus Tugas yang akan berjaga di perbatasan dan diganti petugas yang bertugas di setiap desa.

"Mulai 18 Juni 2020 pukul 00 Wita sudah tidak ada lagi kegiatan posko di perbatasan," kata Bupati Bone H. Andi Fahsar M Padjalangi, dalam rapat evaluasi Gugus Tugas PPC -19 Kabupaten Bone, Selasa (16/6/2020).

Bupati Fahsar menjelaskan, alasan penarikan petugas di posko perbatasan ini dilakukan berdasarkan pertimbangan frekuensi warga yang masuk ke wilayah Bone yang mulai berkurang.

Sebagai gantinya, lanjut Bupati Fahsar, pihaknya akan memberdayakan petugas yang ada di setiap desa untuk memantau pergerakan orang yang masuk maupun yang keluar dari wilayahnya masing-masing.

"Kemampuan desa juga sudah cukup bagus, kita akan berdayakan sumber daya di desa karena mereka tahu orang yang masuk dan keluar desa," jelasnya.

Selain itu, kata Dia, setiap kendaraan yang masuk ke wilayah Bone juga akan diarahkan untuk melapor ke posko terdekat.

"Untuk wilayah kota, mobil masuk ke Bone diimbau ke posko induk Bone (Posko Sao Masiga) di Jl.Ahmad Yani untuk dilakukan penyemprotan disinfektan," Tegas Bupati Fahsar.

Selain penarikan posko, Bupati Fahsar dalam rapat evaluasi Gugus Tugas PPC-19, juga mengeluarkan dua kebijakan lainnya, yakni terkait aktivitas pelaksanaan ibadah di Masjid dan sekolah.

"Tahun ajaran baru untuk sekolah tetap 1 Juli 2020 namun tetap belajar di rumah, sedangkan untuk salat berjamaah di masjid, pengurus diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan mulai pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak," tegasnya lagi.

Untuk diketahui, warga Bone yang terinfeksi positif Corona yakni sebanyak 18 orang. Hingga saat ini 12 orang masih menjalani perawatan di Makassar dan sembuh atau sehat sebanyak 6 orang. (her/ril).