BREAKING NEWS: Polres Bone Sorot Penyaluran BPNT, Suplier Diperiksa Polisi

BONEPOS.COM, BONE - Karut marut soal penyaluran BPNT di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, memasuki babak baru.

Aparat kepolisian mulai terjun mengusut. Suplier BPNT Bone, yakni Direktur CV Ana Anugrah, Lukman, disebut-sebut sudah diperiksa oleh Polres Bone.

"Iya, sementara masih diklarifikasi," tegas Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf, kepada Boneposcom, Rabu (17/6/2020).

Perihal pemanggilan Direktur CV Ana Anugrah, Lukman, disebutkan AKP Ardy, terkait penyaluran beras, ayam, dan telur.

Sementara itu, Direktur CV Ana Anugrah, Lukman, yang dikonfirmasi, tidak menampik terkait pemanggilan dirinya oleh aparat kepolisian.

"Ia benar (dipanggil Polres Bone, red)," singkat Lukman.

Sebelumnya, kasus penyediaan barang kebutuhan Program BPNT 2020 di Kabupaten Bone, perlahan, mulai memunculkan hal baru

Suplier BPNT Bone, yakni Direktur CV Ana Anugrah, Lukman menjelaskan, bila seluruh produk yang didistribusikan pihaknya ke masing-masing penerima bantuan, harus layak.

Apabila terjadi kualitas produk yang didistribusikan, tidak sesuai, pihaknya siap langsung mengganti.

Hanya saja, meskipun mendapatkan amanah sebagai Suplier BPNT Bone, ternyata CV Ana Anugrah tidak mengelola seluruh 27 kecamatan di kabupaten Bone. Minus lima kecamatan.

Lukman bilang, kelima kecamatan yang tidak dikelola pihaknya, yakni Mare, Sibulue, Barebbo, Amali, dan Tellu Limpoe.

"Itu digarap liar orang tidak bertanggungjawab," ujar Lukman, kepada Boneposcom via WhatsApp, Senin (15/6/2020).

Sementara itu, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bone, Faisal saat dikonfirmasi menegaskan, tidak boleh ada penyalur lain selain dari CV Ana Anugrah, karena yang di SK cuma satu.

"Dilarang ndi, kan satu ji yang di SK kan yaitu CV Ana Anugrah, selain dari itu dilarang," jelas Faisal. (her/ril)