Andi Amran Sulaiman Masuk Tokoh Berpengaruh Nasional, Ini Alasannya

BONEPOS.COM, BONE - Nama mantan menteri pertanian era Kabinet Kerja Pertama, Andi Amran Sulaiman masuk dalam survei tokoh nasional.

Bahkan, putra Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan ini, menjadi satu-satunya tokoh di Indonesia Timur yang masuk radar daftar survei tersebut.

Masuknya nama Andi Amran Sulaiman, lantaran dikenal sebagai pribadi yang bersih, tegas, jujur, anti mafia, dan memiliki kinerja yang positif.

Pada Survei Tokoh Alternatif Nasional tersebut memposisikan tokoh-tokoh nasional yang memiliki pandangan baik di hadapan publik Indonesia. Tidak hanya itu, juga memiliki potensi untuk bersaing dalam pesta demokrasi politik Indonesia di masa depan.

Survei yang dihelat Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi Kajian Opini Publik) ini menemukan, faktor yang disenangi masyarakat, seperti Susi Pudjiastusti, Tri Risma, Sri Mulyani, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Andi Amran Sulaiman, Khofifah, dan Rizal Ramli.

Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo menyampaikan, nama-nama tersebut mula-mula dijaring melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan dengan perwakilan dari setiap provinsi secara daring (online).

Sebelum survei dilakukan untuk menyaring nama sekaligus menajamkan isu yang akan ditanyakan pada responden. Nah, dari laporan hasil akhir survei terkait tingkat kesukaan publik yakni:

Susi Pudjiastuti (24,6 persen)

Anies Baswedan (20,1 persen)

Ridwan Kamil (15,4 persen)

Tri Rismaharini (14,7 persen)

Sri Mulyani (10,1 persen)

Andi Amran Sulaiman (8,7 persen)

Khofifah Indar Parawansa (4,1 persen)

Rizal Ramli (2,3 persen)

Survei yang dilaksanakan secara nasional pada 34 provinsi, pada 27 April hingga 8 Mei, 2 hingga 4 Juni 2020 dengan melibatkan 1.200 responden melalui metode online survei ini secara umum menggambarkan tingkat kesukaan publik terhadap para tokoh alternatif Indonesia. (bs/ril)