Bupati Bone Dikawal “Bidadari” Gerakkan Ribuan Masyarakat “Keroyok” Desa Lampoko

BONEPOS.COM, BONE - Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, memimpin kerja bakti ribuan orang terdiri dari ASN Bone, personel Polres Bone, serta masyarakat di Desa Lampoko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Minggu (21/6/2020).

Dalam gelaran ini, Fahsar didampingi khusus oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Kurniaty Fahsar.

Kegiatan itu dimulai dengan Apel di Lapangan Desa Lampoko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone.

Turut hadir Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle, Plt Sekda Bone Andi Muh Yamin, Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra, Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan, Kepala OPD Bone, serta Kapolsek jajaran Polres Bone.

Sebelumnya Desa Lampoko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone ditunjuk sebagai "Wanua Ewako Bone" atau percontohan Kampung Tangguh Bone.

Dalam sambutannya, Bupati Fahsar mengajak semua instansi bersinergi membawa Lampoko menjadi Kampung Tangguh Nusantara.

"Kita persembahkan daerah kita Bone ini menjadi Kampung Tangguh Nusantara untuk mewujudkannya semua harus bersinergi, semua tanggung jawab karena yang kita pertaruhkan adalah nama dan citra daerah Bone," jelas Bupati Bone.

Selain itu, Bapak Bupati juga meminta semua pihak mengedukasi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan murni.

"Mulai besok tidak ada penduduk tidak pakai masker, jangan ada masyarakat turun ke rumah tanpa masker, serta diharapkan semua mengetahui fungsinya pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," paparnya.

Sebelumnya, Kapolres Bone AKBP Try Handako berujar, pembentukan Kampung Tangguh merupakan salah satu program dari Polri dalam menciptakan lingkungan kampung yang mampu bertahan dalam situasi Covid-19 sekarang ini.

"Desa itu nantinya bakal mengedapankan protokol kesehatan, mulai dari pakai masker, jaga jarak, makan sehat, cuci tangan pakai sabun, rajin olahraga, tidak merokok," ucap AKBP Try.

Selain itu, kata Try, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan hari Bhayangkara ke 74 yang akan dilaksanakan 1 Juli 2020.

"Nantinya bakal dinilai secara nasional kampung tangguh nusantara ini juga sebagai kado Hari Bhayangkara 1 Juli," kuncinya. (an/ril)