Wejangan Khusus Danrem Toddopuli Soal Latihan Posko 1 Kodim Selayar

BONEPOS.COM, SELAYAR - Kasrem 141/Toddopuli Letkol Inf Bobbie Triyantho, (Wadanlat) membuka secara resmi pembukaan latihan Posko 1 Kodim 1415/Selayar "Perisai Waspada_XX" tahun anggaran 2020 yang dipusatkan di Gedung Juang "45" Sikamaseang Nassamaturu, Jl. Jenderal A. Yani, kelurahan Benteng, Kabupaten kepulauan Selayar, Kamis (25/6/2020).

Pada Pelaksanaan latihan posko 1 ini, dilaksanakan dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan komandan dan staf Kodim 1415/Selayar dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup hal-hal terpadu, kerjasama, dan koordinasi dalam pengambilan keputusan, teknik, olah Yudha, dan semua kemampuan satuan yang dimiliki prosedur, serta tata cara kerja yang berlaku dalam suatu operasi.

Danrem 141/Toddopuli dalam amanatnya, yang dibacakan Kasrem 141/Toddopuli, Letkol Inf Bobbie Triyantho menyampaikan, pada latihan posko 1 kali ini menitik beratkan mengenai tugas bantuan kepada Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sebagaimana yang menjadi tema pada latihan posko 1 kali ini yaitu; "Kodim 1415/Selayar melaksanakan tugas bantuan kepada Polda Sulawesi Selatan dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020 di kabupaten Selayar".

Dengan hal tersebut, tentunya sangat relevan dengan perkembangan ataupun dinamika sosial yang seringkali memicu terjadinya konflik komunal atau biasa juga disebut sebagai konflik antar kelompok yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda yang sangat besar dampaknya terhadap stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Selayar.

Dengan demikian melalui latihan posko 1 yang akan berjalan selama 3 hari dari 25 sampai dengan 27 Juni 2020 dengan menggunakan latihan taktis tanpa pasukan dan suatu pihak dikendalikan.

Olehnya itu, melalui latihan posko 1 ini komandan Kodim 1415/Selayar dan staf diharapkan dapat memahami dan mampu melaksanakan prosedur hubungan kerja komandan dan staf dalam perencanaan operasi yang diaplikasikan pada penanganan konflik komunal serta memahami dan mampu melaksanakan komando dan pengendalian operasi untuk meningkatkan penerapan taktik dan teknik serta kemampuan melaksanakan koordinasi kerja sama terpadu pada proses perencanaan persiapan dan pelaksanaan suatu operasi bersama kepolisian dalam operasi penanganan konflik komunal. (ril)