Polisi Dalami Kasus Penyaluran BPNT Bone, Suplier Sebut Ada Oknum Liar

BONEPOS.COM, BONE - Penyidik Polres Bone, terus mendalami karut marut soal penyaluran BPNT di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Suplier BPNT Bone, yang dikendalikan Direktur CV Ana Anugrah, Lukman, bahkan sudah diperiksa polisi.

Kepada Boneposcom, Lukman, membenarkan bila dirinya sudah diperiksa polisi.

"Sudah satu kali, terkait penyaluran," jelas Lukman, kepada Boneposcom, Sabtu (27/6/2020).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf yang dikonfirmasi menuturkan, pihaknya sementara melakukan pendalaman.

Perihal pemanggilan Direktur CV Ana Anugrah, Lukman, disebutkan AKP Ardy, terkait penyaluran beras, ayam, dan telur.

"Masih akan kita lengkapi pemeriksaannya. Masih kumpulkan keterangan," kata AKP Ardy.

Pada berita sebelumnya, Suplier BPNT Bone, yakni Direktur CV Ana Anugrah, Lukman menuturkan, bila seluruh produk yang didistribusikan pihaknya ke masing-masing penerima bantuan, harus layak.

Apabila terjadi kualitas produk yang didistribusikan, tidak sesuai, pihaknya siap langsung mengganti.

Hanya saja, meskipun mendapatkan amanah sebagai Suplier BPNT Bone, ternyata CV Ana Anugrah tidak mengelola seluruh 27 kecamatan di kabupaten Bone. Minus lima kecamatan.

Lukman bilang, kelima kecamatan yang tidak dikelola pihaknya, yakni Mare, Sibulue, Barebbo, Amali, dan Tellu Limpoe.

"Itu digarap liar orang tidak bertanggungjawab," beber Lukman, kepada Boneposcom via WhatsApp, Senin (15/6/2020).

Sementara itu, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bone, Faisal saat dikonfirmasi menegaskan, tidak boleh ada penyalur lain selain dari CV Ana Anugrah, karena yang di SK cuma satu.

"Dilarang ndi, kan satu ji yang di SK kan yaitu CV Ana Anugrah, selain dari itu dilarang," jelas Faisal. (her/ril)