Inggris Longgarkan 50 Negara yang Datang, Kecuali Amerika Daftar Merah

BONEPOS.COM - Negara Inggris akhirnya mengambil kebijakan untuk memberikan kelonggaran bagi pengunjung yang datang dari 50 negara yang dinilai 'Aman'.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah Inggris untuk menghidupkan kembali sektor transportasi dan pariwisata yang terpuruk akibat penerapan lockdown selama tiga bulan antara Maret sampai Mei lalu.

Namun keloggaran tidak berlaku untuk Amerika Serikat,  Pemerintah Inggris menempatkan Amerika Serikat dalam daftar merah dalam aturan penerbangan internasional.

Setiap orang yang tiba dari AS harus menjalani protokol kesehatan lebih ketat. Kebijakan itu nantinya berlaku mulai 10 Juli mendatang.

Kebijakan tersebut disampaikan oleh Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps, Jumat (3/7/2020) pagi waktu setempat. Inggris memberlakukan kebijakan karantina selama 14 hari bagi orang yang diketahui terbang dari Amerika Serikat.

"Sejak awal pandemi Covid-19, Amerika Serikat melarang penerbangan dari Inggris dan Eropa, jadi disini tidak ada kesepakatan sebaliknya yang terjalin," kata Grant dikutip daro Reuters.

Fakta Amerika Serikat sebagai negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia saat ini jadi pertimbangan Inggris memberlakukan aturan tersebut. Selain itu, sebagai respon atas langkah AS yang pernah melarang pendatang dari Eropa saat benua biru mencatatkan kasus Covid-19 tertinggi dalam rentang Maret hingga Mei.

Akan tetapi Inggris masih belum mengeluarkan secara penuh daftar negara yang bisa memasuki wilayahnya.