Jumlah Kasus Corona di Indonesia Kembali Melonjak, Ini Penyebabnya

BONEPOS.COM, JAKARTA - Melonjaknya penambahan kasus baru Corona (Covid-19) di Indonesia disebabkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan masih belum dilaksanakan dengan baik di beberapa wilayah. Pasalnya, hingga hari ini, Sabtu (4/7/2020) jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Demikian diungkapkan Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto dalam konferensi persnya di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

"Aktivitas yang dilaksanakan untuk mencapai produktivitas kembali di beberapa daerah masih berisiko. Ini disebabkan karena ketidak disiplinan menerapkan protokoler kesehatan," kata Yuri

Yuri menuturkan, aktivitas untuk produktif memang diperlukan, namun harus aman dari Covid-19. Hal itu kata Dia bisa tercapai mana kala masyarakat menerapkan protokoler kesehatan yang ketat.

"Menjaga jarak, menggunakan masker dengan benar dan mencuci tangan pakai sabun. Ini prasyarat kalau kita ingin aman dari Covid-19," tuturnya.

Lanjut Yuri, penularan dari hari ke hari yang masih terjadi adalah gambaran dari masih adanya orang yang membawa virus ini namun dia tidak mampu melindungi orang lain.

Menurut dia, saat ini juga masih banyak kelompok rentan yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Hal itu, kata Dia juga menambah penularan Covid-19 di Indonesia.

"Ini titik lemah yang selalu terjadi inilah yang menyebabkan dari hari ke hari kasus masih saja terjadi," ucap dia.

Untuk diketahui, pada hari ini, terdapat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.447 orang sehingga total menjadi 62.142 kasus. Meski demikian jumlah pasien sembuh dari Covid-19 juga bertambah sebanyak 651 orang sehingga total akumulasi pasien sembuh sebanyak 28.219 orang.

Sementara itu, untuk pasien meninggal dunia, hari ini juga mengalami penambahan sebanyak 53 orang. Sehingga demikian total kasus pasien meninggal dunia akibat Covid-19 menjadi 3.089 orang. (red/ril)