Ini Pembagian Zona Penyebaran Covid-19 di Sulsel, Begini Risikonya

BONEPOS.COM, BONE - Sejumlah Kepala Daerah baik Wali Kota atau Bupati menghadiri rapat terbatas di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (5/7/2020) malam.

Dalam rapat tersebut Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah yang didampingi Konsultan Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Selatan, Prof Ridwan Amiruddin membahas tentang upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sulsel.

Prof Ridwan dalam rapat tersebut mengatakan, pemetaan zonasi di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan berdasarkan tiga komponen, yaitu epidemologi, surveilans, dan kesiapan sistem layanan kesehatan.

Dari komponen tersebut memiliki beberapa indikator, di mana bila diinterpretasikan ada empat zona.

"Zona hijau interpretasinya 16-20 (risiko rendah sekali), zona kuning interpretasinya 11-15 (risiko rendah), kemudian zona oranye interpretasinya 6-10 (risiko sedang) dan terakhir zona merah dengan interpretasi 0-5 (risiko tinggi)," kata Prof Ridwan.

Sementara Bupati Bone Andi Fahsar yang juga hadir dalam rapat terbatas tersebut mengatakan setelah mendengarkan penjelasan dan Konsultan Gugus Tugas PPC-19 Sulsel, Kabupaten Bone diketahui masuk zona kuning (risiko rendah).

"Alhamdulillah sampai saat ini Bone masih zona kuning yang artinya risiko rendah, tapi meski demikian kita semua tetap harus mengutamakan protokol kesehatan," ujar Andi Fahsar, Senin (6/7/2020).

Lanjut Fahsar menuturkan, Bone masuk zona kuning karena interpretasinya 11-15 (risiko rendah), dan selain Bone juga ada Kabupaten lain seperti Luwu Utara, Selayar, dan Soppeng.

Untuk zona hijau ada Bantaeng, Barru, Palopo, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo. Untuk zona oranye daerah yang masuk adalah Enrekang, Jeneponto, Luwu, Pangkep, Pinrang, Sidrap, dan Sinjai.

Sementara untuk zona merah yang risiko tinggi yaitu Bulukumba, Gowa, Luwu Timur, Makassar, Maros, Parepare, dan Takalar.

Seperti diketahui berdasarkan data di Kabupaten Bone sampai dengan Minggu (5/7/2020) pukul 21.00 Wita. Akumulasi kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bone sebanyak 27 Kasus. Dengan rincian 14 sudah sembuh/sehat, dan 13 kasus sedang menjalani perawatan. (her/ril)