Sanksi Keras Menanti ASN Main Politik

BONEPOS.COM, LUWU UTARA - Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Sabbang Selatan (Sabsel) meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terlibat politik di Pilkada Luwu Utara 9 Desember 2020.

Hal ini dikatakan Ketua Panwascam Sabsel Andika di depan pengawas desa saat rapat kerja rutin di sekretariat Panwascam, Jl. Trans Sulawesi, Desa Buangin, Luwu Utara (Lutra), Sulsel, Jumat (10/7/2020) sore.

"Saya harap pengawas desa menempel imbauan larang ASN yang telah di tempat umum, dan melakukan door to door rumah ASN untuk memberikan langsung surat imbauan larangan itu," jelas Andika yang didampingi Komisioner Panwascam Salmiana dan Ismail.

Selain itu, dia juga mengingatkan pengawas desa melakukan pengawasan pencoklitan yang akan berlangsung 15 Juli mendatang.

"Kita berharap warga yang sudah bersyarat di Sabsel dapat memberikan hak suaranya di Pilkada nanti," ucap Andika.

"Paling penting juga jangan lupa memakai Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan pengawasan. APD yang dibagikan Bawaslu Lutra wajib dipakai," ujarnya.

Sejumlah aturan larangan ASN berpolitik yakni Undang-undang nomor 5 tahun 2014, tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS). Undang-undang nomor 10 tahun 2016. Selanjutnya ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah nomor 42 tahun 2004 dan PP nomor 53 tahun 2010. (jus/ril)