Ikan Bakar “Kasih Sayang” Hangatkan Nobar Satgas TMMD 108 Jeneponto

BONEPOS.COM, JENEPONTO - Kurang lebih 2 minggu, personel Satgas TMMD 108 bekerja tanpa henti mewujudkan mimpi masyarakat desa Bonto Rappo.

Mereka rela meninggalkan satuan dan keluarga demi kepentingan masyarakat.

Untuk menghilangkan penat di sela-sela pekerjaan prajurit, Dansatgas TMMD 108 Kodim 1425 Jeneponto Letkol inf Irfan Amir menggelar suguhan Malam minggu (11/7/2020).

Tujuannya, untuk mempererat silaturahmi antara personel Satgas TMMD. Caranya melalui gelaran bakar ikan dan nonton bareng dengan masyarakat Desa Bonto Rappo di Posko TMMD dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan ini, Dansatgas TMMD Letkol Inf Irfan Amir, menyempatkan bertemu dengan pejabat kecamatan dan desa serta tokoh-tokoh masyarakat guna berbincang-bincang terkait progres pembangunan fisik yang sudah dikerjakan selama ini.

Kegiatan tersebut kian istimewa, sembari menyantap makan malam bersama dengan menikmati masakan khas Jeneponto yang disajikan emak-emak desa Bonto Rappo yakni ikan bakar patittili, juga disiapkan sambal khas Jeneponto dan sayur kelor kacang hijau yang dimasak penuh kasih sayang.

"Melalui kegiatan ini, semoga bisa menghilangkan tingkat kejenuhan dan rasa lelah personel-personel Satgas TMMD selepas melakukan pekerjaan yang cukup melelahkan dihadapkan pada sasaran TMMD yang begitu berat, sekaligus mempererat silaturahmi antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat desa Bonto Rappo," jelas Dansatgas TMMD Letkol Inf Irfan Amir.

"Semoga dengan keberadaan anggota satgas TMMD di desa Bonto Rappo dapat diterima dengan baik masyarakat, sehingga mereka dapat menyelesaikan tugas yang diemban," tambahnya.

Kepala Desa Bonto Rappo, Mustafa sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Letkol Inf Irfan Amir, sebagai Dansatgas TMMD ke-108 Kodim Jeneponto bersama timnya.

Menurut Mustafa, nonton bareng sekaligus bakar ikan tersebut menyajikan keakraban antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat.

"Kami dan warga juga merasa terhibur dengan acara semacam ini," ucapnya.

Adanya personel TNI di desa Bonto Rappo, kata Mustafa, dapat memotivasi pemuda-pemuda desa untuk juga menjadi anggota TNI sebagai generasi penerus.

"Kami bangga dengan TNI," kunci Mustafa. (ril)