Penyaluran Sembako 2020 di Bone Dilarang, Begini Penjelasan Kadis Sosial

BONEPOS.COM, BONE - Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Bone, Andi Promal Pawi, angkat bicara soal penyaluran program Sembako Tahun 2020.

Kata pria yang karib disapa Puang Ommang menjelaskan, berdasarkan hal yang disampaikan Korda Sembako Kabupaten Bone kepada seluruh pendamping BSP Bone pada 30 Juni 2020, semata-mata hanya menjalankan perintah dari Tikor Kabupaten untuk menunda sementara penyaluran.

"Jadi bukan melakukan pelarangan penyaluran program Sembako. Hal ini sambil menunggu hasil keputusan rapat tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tentang Evaluasi Suplier. Jadi kami juga memahami aturan baik pedum maupun juknis program Sembako," jelas Ommang, Minggu (12/7/2020).

"Namun dalam pelaksanaan program Sembako di tahun 2020 kami banyak menerima pengaduan terkait kualitas barang, harga, dan tidak tepat waktu yang tidak memenuhi prinsip 6 T dimana telah diatur dalam Pedum dan Juknis program semako," sambungnya.

Olehnya itu, kata Ommang, pihaknya menempuh untuk menunda sementara waktu.

"Karena kami selaku Tikor Kabupaten Program Sembako mau memperbaiki sistem di dalam program ini bukan berarti kami melakukan pelarangan. Karena di dalam program Sembako memang harus dilakukan penyaluran setiap bulannya, Berdasarkan Surat Kemensos No.1285, perihal Pemberitahuan Penyaluran Program Sembako untuk bulan Juli 2020. maka kami sudah melakukan koordinasi ke Tikor Provinsi dan memerintahkan para pendamping untuk menyampaikan kepada agen bansos agar segera melakukan penyaluran program Sembako bulan Juli sambil menunggu surat resmi dari Tikor Provinsi terkait suplier yang akan dievaluasi," paparnya. (ril)