Ayah Pemerkosa Gadis 12 Tahun di Pinrang Terancam 15 tahun Penjara

BONEPOS.COM, PINRANG -Sappe alias Bapa Alif (39), warga Kabupaten Pinrang pelaku pemerkosaan gadis 12 tahun di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan, terancam penjara 15 tahun.

Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara yang dikonfirmasi Boneposcom.

"Tersangka dikenakan pasal 81 ayat 3 jo 76 b UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengam ancamam hukuman 15 tahun penjara," beber AKP Dharma.

Sebelumnya, Sappe diamankan polisi di kolom rumahnya di Desa Watang Patu Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang pada 9 Juli 2020 lalu atas laporan pencabulan yang dilakukan terhadap NS (12) yang tak lain adalah anak tirinya.

Setelah melakukan aksi bejatnya itu, pelaku lalu memaksa NS untuk menikahi seorang pria lanjut usia penyandang disabilitas (tuna netra) bernama Baharuddin warga Kabupaten Pinrang.

Kasus ini mulai terungkap sejak pernikahan beda usia tersebut viral di media sosial.

Pernikahan NS dengan Baharuddin berlangsung secara adat pada 30 Juni 2020 lalu. Pasalnya mereka sempat ke KUA untuk mendapatkan legalitas pernikahan namun ditolak karena masuk kategori anak di bawah umur.

P2TP2A yang menangani kasus ini malah mendapatkan fakta mengejutkan, dari pengakuan korban sebelum dipaksa menikah, NS pernah di setubuhi oleh ayah tirinya. Mendengar hal itu, P2TP2A pun melaporkan ke polisi kemudian pelaku pun ditangkap.7

"Saat pelaku diamankan dan diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku melakukan aksinya di sebuah kebun saat menjemput korban pulang dari masjid pada Juni 2020 lalu," ujar AKP Dharma. (her/ril)