Peran Vital Babinsa Sokong TMMD 108 Kodim 1425/Jeneponto

BONEPOS.COM, JENEPONTO - Bintara Pembina Desa (Babinsa) mempunyai peran vital dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 tahun 2020 Kodim 1425/Jeneponto yang dihelat di Desa Bonto Rappo, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto.

Hal itu dikarenakan, Babinsa adalah ujung tombak satuan teritorial, Babinsa Desa Bonto Rappo Sertu Suardi, dengan teknik Komsos dan penguasaan wilayah Babinsa paham tempat-tempat mana saja yang menjadi sentral titik pemerataan pembangunan Desa binaannya.

Sebagai Babinsa, Sertu Suardi mampu dekat dengan hati rakyat, menjadi contoh dalam bersikap dan bertindak serta mampu menjadi pelopor dalam mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat umum.

Babinsa turut mewarnai sukses TMMD 108 Kodim 1425/Jeneponto.

TMMD 108 yang dilaksanakan Kodim Jeneponto ini, bukan hanya semata-mata untuk membantu pemerataan pembangunan di pedesaan, akan tetapi juga berfungsi untuk menjalin kerjasama yang baik antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

Melalui gelaran seperti ini, akan terlihat bahwa TNI dan masyarakat begitu dekat, bahkan mereka menunjukkan TNI tidak hanya hebat dalam berperang saja, akan tetapi TNI juga bisa bekerja sama dengan masyarakat membangun dan memajukan daerah-daerah terpencil.

TMMD merupakan progam positif, program yang patut dipertahankan, sebagai progam bermanfaat bottom up planing, maka melalui TMMD masyarakat bersama aparat kewilayahan terendah (babinsa) serta perangkat Desa.

Babinsa memiliki peran sangat penting dalam rangka mewadahi aspirasi warga masyarakat.

Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir, selaku Komandan Satuan Tugas TMMD tak lelah menekankan kepada anggotanya.

Sebagai seorang prajurit kewilayahan, harus mampu menghayati dan menunjukkan sikap dan perilaku yang baik terhadap wilayah binaannya. Karena akan terus menjadi sorotan dan perhatian masyarakat.

"Oleh karena itu, pegang teguh dan amalan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari,“ jelas Dandim. (ril)