Ibu Pergi Kebun, Bapak “Garap” Anak Hingga Hamil, Aktivis Buka Suara

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BONE – Jajaran Kepolisian telah mengamankan pelaku pencabulan anak kandung yang terjadi di Desa Tellu Boccoe, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone.

Pelakunya berinisial PL (57) sementara korban tak lain adalah anak kandungnya sendiri berinisial FR (14).

PL ditangkap polisi karena telah melakukan perbuatan biadab. Pelaku menggauli anak kandungnya sendiri hingga hamil 4 bulan.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf yang dikonfirmasi mengatakan, kejadiannya terjadi sejak April 2020 lalu, pelaku melakukan aksinya di rumahnya sendiri di saat ditinggal ibu korban ke kebunnya.

“Pada saat kejadian, korban sedang tertidur di kamarnya kemudian pelaku masuk membawa sebilah keris, dan langsung menodong leher korban dan mengancam jangan bergerak kalau bergerak leher korban akan putus,” kata Ardy Yusuf, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga  Kiat AAP Bangkitkan Semangat Kemajuan Kakao Bone

Korban yang merasa ketakutan akhirnya pasrah digauli ayah kandungnya sendiri. Tidak puas melakukan aksinya, 2 hari setelah itu pelaku lalu melakukannya kembali dengan modus yang sama yakni menodongkan keris ke leher korban.

“Pelaku saat ini diamankan di Polsek Ponres. Pelaku akan dijerat pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tegas AKP Ardy.

Baca Juga  Ayah Pemerkosa Anak 12 Tahun di Wajo Dibekuk, Ini Ancaman Hukumannya

Sementara Aktivis Perempuan dan Anak Kabupaten Bone, Martina Majid berujar, pelaku harus dijerat dengan pasal berlapis yaitu Undang-Undang Perlindungan Anak dan PKDRT.

“Apapun bentuk perlakukan dari seseorang apalagi bapak kandung ke anaknya. Ini sangat biadab dan perlu penindakan tegas. Dikenakankan pasal berlapis (UU Perlindungan Anak dan PKDRT),” tegas Martina.

Martina melanjutkan, Korban sampai saat ini masih sementara dalam keadaan trauma berat. dan pihaknya akan mendampingi terus untuk pemeriksaan lanjutan dan penguatan personal untuk mengembalikan kepercayaan diri korban. (her/ril)

  • Bagikan