Hasil Test Swab Presiden dan Kalangan Biasa Berbeda, Mengapa?

BONEPOS.COM - Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana telah mendapatkan hasil tes COVID-19. dari hasil tes usap (swab) tersebut keduanya dinyatakan negatif .

Tes usap kepada Jokowi dilakukan Jumat (24/7/2020) sebagaimana jadwal pemeriksaan kesehatan rutin Presiden. Dia dites usap setelah bertemu dengan Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo beberapa waktu lalu yang ternyata positif terjangkit COVID-19 berdasarkan hasil tes usap yang keluar hari Jumat (24/7/2020).

“Tadi malam sudah keluar hasil tes swab-nya. Alhamdulillah negatif. Ibu (Iriana) juga negatif," ujar Presiden di sela-sela berolahraga di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Dari rentang waktu dites usap hingga hasilnya keluar, Jokowi hanya butuh menunggu beberapa jam saja untuk tahu dirinya kena Corona atau tidak.

Hal itu jelas berbeda dari orang-orang biasa, yang rata-rata harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan hasil tes swab.

Contohnya Ervina Yana, ibu hamil yang hendak melahirkan namun bayinya keburu mati dalam kandungan karena ditolak bersalin oleh tiga rumah sakit di Makassar dengan alasan harus menjalani tes swab terlebih dahulu pada Selasa, 16 Juni lalu.

"Setelah dibantu beberapa rekannya. Alhamdulilah RSIA Ananda mau merawat ibu Ervina.  Masalahnya sekarang Ibu Ervina harus menunggu 5 hari hasil tes swab setelah membayar 600 ribu. Alasan rumah sakit juga sama. Harus ada hasil uji swab untuk dilakukan tindakan selanjutnya. Bagaimana ini ? Kok anak dalam kandungan yang sudah meninggal harus menunggu 5 hari baru bisa ditolong. Info terbaru, Ibu Ervina disuruh pulang ke rumahnya. Kalau ibu Ervina meninggal bagaimana? Toloong yang punya kuasa dan kekuatan," kata narasumber yang mendampingi Ervina kepada Indozone.id, Selasa, 16 Juni 2020.

Contoh lainnya adalah adik Via Vallen, yang bahkan harus menunggu 10 hari untuk menunggu hasil tes usapnya.

"Aku maksa aja dia swab dgn ngejanjiin klo hasilnya negatif aku kasih uang jajan krn sebenenya dia ga mau di swab. Akhirnya dia mau...Setelah menunggu 10 harii, ternyata hasilnya POSITIF Dan dr dinkes ada yg lapor ke RT buat bantu ngawasin adekku (diluar sepengetahuan keluarga krn aq blm tau kalo adekku positif )" tulis Via beberapa waktu lalu.

Ini jelas menunjukkan bahwa ada perbedaan perlakukan yang diberikan petugas medis kepada presiden dengan rakyat biasa.