Realisasi Belanja Pemkab Bone Lambat, Ini Faktornya

BONEPOS.COM, BONE - Serapan anggaran belanja APBD Kabupaten Bone, melambat. Kondisi ini, jelas tidak bagus. Apa penyebabnya?

Kepala BPKAD Kabupaten Bone, Najamuddin memaparkan, Serapan APBD Bone tahun 2020 hingga triwulan 1, 30 Juni 2020 menunjukkan realisasi pendapatan sebesar 54,5 persen atau senilai Rp1,18 triliun.

"Sedangkan realisasi belanja baru mencapai 34 persen atau senilai Rp782 miliar. Jadi ada perlambatan, yang harusnya sudah 50 persen," papar Najamuddin, kepada Boneposcom.

Disinggung terkait faktor perlambatan realisasi belanja, kata Najamuddin, keterlambatan tender.

Olehnya itu, Najamuddin menyebutkan, agar mempercepat proses tender. (ril)