Resmi, Pencarian Korban Banjir Bandang Luwu Utara Dihentikan

BONEPOS.COM, LUWU UTARA - Waktu pencairan orang hilang korban banjir bandang Luwu Utara tidak diperpanjang atau dihentikan.

Hal ini disampaikan Kalaksa BPBD Luwu Utara Muslim Muchtar di kantor BPBD, Jl Simpurusiang, Masamba, Sulsel, Minggu (25/7/2020).

"Sudah dua kali penambahaan pencarian orang hilang, kenapa batas waktu pencarian dihentikan karena faktor keutuhan mayat dan rentan penyakit yang akan tertular," jelas Muslim, Minggu (26/7/2020).

Namun, Muslim menyampaikan, apabila ada keluarga meminta untuk melakukan pencairan keluarga, tim Basarnas di Palopo standbye.

"Karena Basarnas Sulsel sudah pulang kemarin, Basarnas Palopo siap melakukan evakuasi kalau ada permintan warga untuk mencari keluarganya," ucapnya.

Sesuai data BPBD Luwu Utara korban banjir bandang meninggal 38 orang, 9 orang dinyatakan hilang, luka-luka 106 orang. (jus/ril)