Animasi Bakar Ban Bekas, Begini Tuntutan Soal Transparansi Anggaran Covid-19

BONEPOS.COM, SINJAI - Puluhan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sinjai (Animasi), melakukan aksi demonstrasi. Mereka menuntut pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai akan transparansi penggunaan anggaran Covid-19 di Kabupaten Sinjai.

Aksi demo dan pembakaran ban bekas dari Aliansi Mahasiswa Sinjai ini bermula di Bundaran Tugu Bambu, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Rabu (29/7/2020).

Jenderal Lapangan, Irsan Supardi dalam orasinya mengatakan, pihaknya mendesak pihak Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk lebih transparan mengenai realokasi dana penanganan Covid-19 yang jumlahnya Rp8,5 miliar.

"Realokasi dana tersebut peruntukannya harus jelas atau lebih transparan sesuai visi misi Bupati Sinjai dan UU nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik," tegasnya.

Aksi Aliansi Mahasiswa Sinjai ini berlanjut di Kantor DPRD Sinjai, yang menemui langsung anggota legislator dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Andi Saenal Iskandar.

Andi Saenal menjelaskan, berdasarkan mekanisme yang ada, proses penggunaan anggaran dana Covid-19 sudah berjalan maksimal.

Apa yang diharapkan terkait penyaluran dana Covid-19, menurut Andi Saenal bahwa pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai sudah menyampaikan ke DPRD dan pihaknya hanya meminta pertanggungjawabannya selaku pengawas.

"Kami tidak punya kewenangan untuk mengaudit. Tapi, hal tersebut ada yang punya kewengan tersendiri," ungkapnya. (una/ril)