Kronologi Lengkap Penikaman 2 Pemuda di Bone, 5 Bersaudara Berurusan Polisi

BONEPOS.COM, BONE - Lima orang bersaudara terpaksa harus berurusan dengan Sat Reskrim Polres Bone.

Hal itu atas dugaan penganiayaan yang berujung penikaman di Desa Carigading, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Minggu (2/8/2020) petang.

Ke lima bersaudara tersebut diketahui berinisial AN, KE, WR, TO, dan MA, warga Desa Kajuara, Kecamatan Awangpone sementara korban penikaman diketahui bernama Jusman (24) dan Rhian (24), warga Desa Carigading, Kabupaten Bone.

Kronologis kejadian berawal dari salah satu adik pelaku berinisial DR sedang mengendarai sepeda motor lalu menancap gas, sehingga membuat korban berasa terganggu.

Korban pun langsung mengejar DR dan ketika mereka bertemu, korban Jusman diduga melakukan pemukulan terhadap adik pelaku lantaran kesal, tak terima mendapat tindakan dari korban. DR pun kembali ke rumah dan melaporkan ke saudaranya, bila dia dianiaya oleh korban.

Pelaku bersama saudaranya yang lain langsung mencari korban, dan tidak lama kemudian korban ditemukan di pinggir jalan sedang duduk-duduk. Saat pelaku bertemu dengan korban mereka awalnya sempat cekcok mulut sehingga mengakibatkan penikaman terhadap korban.

"Pelaku sempat cekcok kemudian karena pelaku kesal akhirnya langsung menikam Jusman. Rekan korban bernama Rian yang coba melerai perkelahian tersebut juga malah ikut ditusuk oleh pelaku yang berinisial AN," beber Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf yang ditemui di ruangannya, Senin (3/8/2020).

Lanjut kata AKP Ardy, pasca kejadian kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan, sementara pelaku dijemput tim Resmob Polres Bone untuk diamankan dan dimintai keterangan lebih lanjut.

"Saat tim Resmob melakukan penangkapan terhadap pelaku, sempat mendapat perlawanan dari keluarga korban yang mencoba ingin membalas dendam terhadap keluarga pelaku, untungnya bisa ditangani oleh anggota saya di lapangan," tambahnya.

Ke lima pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Bone dan 1 orang berinisial AN sudah ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti yang melakukan penikaman, sementara 4 orang lainnya masih dalam pemeriksaan untuk mengetahui peran masin-masing. (her/ril)