Bentuk Cinta Unismuh Makassar untuk Korban Banjir di Wajo 

BONEPOS.COM, WAJO - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar peduli kepada korban banjir di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu ditandai dengan menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Wajo, Rabu (5/8/2020).

Bantuan untuk para korban banjir diserahkan ke LAZISMU Wajo, untuk selanjutnya didistribusikan kepada para korban dan terdampak banjir.

Bantuan berupa sembako itu diserahkan di Kantor LAZISMU Wajo oleh Rektor Unismuh Makassar Prof Abdul Rahman Rahim diwakili Direktur Kerja Sama Humas, dan Protokol, Dr. Mahmud Nuhung dan diterima Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wajo, Muhammad Adam, Direktur LAZISMU Wajo, Sulaeman Nyampa,

Pada kesempatan tersebut, Mahmud Nuhung menyampaikan, bantuan yang diberikan tidak dilihat dari nilainya tetapi ini adalah bentuk kepedulian civitas akademika kampus Unismuh Makassar kepada para korban dan terdampak bencana banjir di Wajo.

Selama ini civitas akademika kampus Unismuh Makassar cukup peduli dan empati dengan warga yang kena bencana alam termasuk saat banjir di Bantaeng dan Masamba.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wajo, Muhammad Adam, usai menerima bantuan kepada media menyampaikan, berterima kasih atas kepedulian Unismuh Makassar dalam memberikan bantuan kepada korban bencana alam di Wajo.

"Selama ini Muhammadiyah Wajo lewat LAZISMU telah mendistribusikan bantuan bagi warga yang kena bencana di wilayah pengungsian dan mereka masih sangat membutuhkan bantuan sembako," jelas Muhammad Adam.

Direktur LAZISMU Wajo, Sulaeman Nyampa, di tempat sama bilang, bantuan dari Unismuh Makassar dalam waktu dekat akan didistribusikan kepada warga kena bencana dan terdampak di Kecamatan Tempe, Belawa dan Tanasitolo.

Sejak bencana banjir LAZISMU Wajo langsung turun membantu dan menyalurkan bantuan kepada warga yang sangat membutuhkan.

Saat penerimaan bantuan turut hadir dari Muhammadiyah Wajo yakni; Baso Tawakkal, Jumadi, Asrijal Bintang dan Andi Muh Ikram.

Direktur Humas Kerjasama dan Protokol Unismuh Makassar di dampingi, Muhammad Yahya Mustafa dan Najamuddin Dg Bani. (yya/ril)