Disdik Bone Beber Sekolah Terancam Tidak Dapat Dana BOS dan Sertifikasi

BONEPOS.COM, BONE - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone menjelaskan pentingnya pengukuhan kepala sekolah untuk segera dilakukan, dikarenakan untuk keperluan penandatanganan ijazah.

Kata Kabid Program Disdik Bone Rahmat A Wahab, untuk penandatanganan ijazah, sudah ada yang dimandatkan sekitar tiga minggu yang lalu, jumlahnya mencapai 104 orang dari semua tingkatan, baik SD dan SMP.

Rahmat menjelaskan, terkait penandatanganan ijazah itu dapat dilakukan jika ada yang dimandatkan bupati dan masalah itu lebih kepada persoalan regulasi yang ada saat ini.

Sebagai contoh kata Rahmat, Surat Edaran BKN Nomor 2/SE/VII/2019 tentang Plt dijelaskan, Plt itu adalah ASN yang diberi kewenangan oleh pejabat yang berwenang untuk mengganti pejabat yang berhalangan tetapi perlu diingat bahwa masa berlakunya SK tugas Plt itu paling lama tiga bulan dan dapat diperpanjang lagi selama tiga bulan.

Selain itu Rahmat bilang, terkait Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang pengangkatan Kasek yang ditindaklanjuti melalui Perdirjen GTK tentang syarat pengangkatan kepala sekolah.

"Perlu dipahami bahwa Permen ini rentang waktu transisinya adalah 2 tahun, sehingga efektif berlaku tahun 2020 ini," jelasnya.

Sehingga menurutnya, terpenting untuk diketahui, jika ada kepala sekolah yang pengangkatannya tidak sesuai regulasi, maka implikasinya adalah sekolah tersebut tidak bisa mendapatkan anggaran, termasuk dana BOS dan TPG sertifikasi yang ada di sekolah itu karena diasumsikan bahwa kepala sekolahnya dari sisi yuridis formalnya dianggap tidak sah menurut regulasi sekarang. (sug/ril)