Kanwil Kemenkumham Sulsel “Colek” Pemkab Bangun Kantor Imigrasi di Bone

BONEPOS.COM, BONE - Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Selatan Dodi Karnida menyambangi Kabupaten Bone, Kamis (6/8/2020).

Saat melawat ke Kabupaten Bone, Dodi disambut langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Andi Islamuddin yang didampingi Kalapas Bone Lukman Amin dan Asisten 1 Andi Muh. Yamin.

Selain berkunjung, Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM ke Bone juga bersilaturahmi dengan pemerintah daerah sekaligus membahas seputar potensi pelayanan keimigrasian di Kabupaten Bone yang selama ini untuk kepentingan jasa keimigrasian, belum ada di Kabupaten Bone. Sehingga masyarakat Bone biasa mengurus di Kantor Imigrasi (Kanim) Makassar atau Parepare.

Dalam pertemuan tersebut, Dodi menawarkan pendirian Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKKI) yang merupakan cikal bakal berdirinya kantor imigrasi sehingga dalam UKKI tersebut terdapat pelayanan paspor untuk WNI maupun pelayanan izin tinggal untuk WNA.

Dalam keterangannya, Dodi menyatakan, untuk pendirian UKKI ini semua sarana dan prasarana disediakan pemerintah daerah sedangkan pihak imigrasi hanya menyiapkan satu atau dua petugas penyedia dan kesisteman saja.

"Jadi gedung perkantoran dan semua isinya, pemeliharaannya serta pegawainya disediakan pemerintah daerah dan setelah lama beroperasi nanti, statusnya akan ditingkatkan menjadi kantor imigrasi setelah sebelumnya mendapat persetujuan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB dan Kementerian Keuangan," beber Dodi.

Lanjut kata Dodi, jika sudah terdapat Kantor Imigrasi di Bone maka ini akan menjadi kantor imigrasi yang keempat di Sulawesi Selatan setelah Makassar, Parepare, dan Palopo.

"Setelah kantor imigasi berdiri nanti, maka keperluan keimigrasian bagi masyarakat tidak akan mahal dan lama lagi karena tidak perlu lagi ke Makassar atau Parepare tetapi cukup di Bone saja," sambungnya.

Setelah pertemuan tersebut, Dodi bersama Kalapas Watampone meninjau ruangan yg disediakan untuk layanan sementara Imigrasi di dalam kompleks Masjid Almarkaz Al Ma'arif.

Selanjutnya Dodi melakukan kunjungan ke Lapas Watampone dimana pada tahun 2019 lalu meraih predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan dia optimistis tahun 2020 ini Lapas Watampone dapat meraih predikat tertinggi Reformasi Birokrasi yaitu Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (her/ril)