Soal Insentif Dokter dan Nakes Covid-19 di Bone, Jubir: Tidak Pasti

BONEPOS.COM, BONE - Dokter dan tenaga kesehatan (Nakes) yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Bone, harus lebih bersabar. Khususnya terkait insentif.

Pasalnya insentif khusus bagi dokter dan nakes yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Bumi Arung Palakka, belum jelas.

Jubir PPC-19 Kabupaten Bone drg Yusuf Tolo yang dikonfirmasi mengatakan, untuk insentif dokter dan tenaga kesehatan yang menangani kasus Covid-19 tergantung dari pasien yang ditangani.

"Tidak pasti, kita hanya memasukkan jumlah kasus ditangani. Tergantung hasil verifikasi Kementrian Kesehatan," jelas drg. Yusuf, Jumat (7/8/2020).

Lanjut kata Yusuf, insentif yang diberikan tidak berdasarkan tiap pasien dan bukan diberikan orang per orang. Melainkan tim yang menangani dan berapa beban kasus yang ditangani.

"Mereka punya hitungan sendiri," tambahnya.

Ditanya soal apakah insentif dokter dan tenaga kesehatan sudah diberikan atau belum, Yusuf menjawab hingga saat ini belum ada dan baru memasukan data-data kasus yang ditangani. (her/ril)