Kadis PUPR Sebut Masamba Bersih 65 Persen, Warga Bantah

BONEPOS.COM, LUWU UTARA - Sejumlah warga yang terdampak banjir bandang di Luwu Utara (13/7/2020) lalu, mengungkapkan kesedihan menghadapi bencana ini.

Nita, salah seorang warga Masamba mengatakan, sudah trauma dan panik jika membaca informasi di medsos soal debit air kembali naik.

"Kami sangat ketakutan, tanggul pasir yang dibuat pemerintah kembali jebol. Tidak tahu kasian sampai kapan kami begini," ujar Nita salah seorang warga Masamba, Minggu (9/8/2020).

Senada dengan Nita, Nejatullah warga jalan Syuhada Masamba mempertanyakan pernyataan Kadis PUPR Luwu Utara, Syuaib Mansur di beberapa media yang yang mengatakan progress pembersihan telah mencapai 65 persen.

Menurut Nejatullah, warga sangat kecewa sebab fakta di lapangan material lumpur dan pasir yang masih sangat tebal serta tumpukan kayu di sekitar pemukiman masih menyulitkan akses mereka mengevakuasi barang yang masih tersisa di rumahnya.

"Jangan sampai orang di luar sana menganggap kondisi kami sudah membaik padahal sebenarnya masih memprihatinkan," ucapnya lirih.

"Di sisi lain tentang upaya sejumlah pihak yang telah memberi bantuan selama ini, kami ucapkan terima kasih," lanjutnya. (jus/ril)